Sejumlah petugas saat mengikuti apel pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta. Foto: ANTARA/HO-Humas Polres Metro Jakarta Pusat.
Ribuan Personel Gabungan Kawal Aksi Guru Madrasah di Depan DPR
Fachri Audhia Hafiez • 11 February 2026 10:42
Jakarta: Sebanyak 1.060 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian telah melakukan pemetaan potensi kerawanan melalui tactical wall game (TWG) guna memastikan penyampaian pendapat berjalan dengan tertib dan kondusif.
"Kita hadir untuk menjaga saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Seluruh personel harus utamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 11 Februari 2026.
Reynold menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga jajaran Polsek. Ia menekankan bahwa pengamanan dilakukan sesuai prosedur standar tanpa membekali anggota dengan senjata api, demi menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.
"Personel tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional," tegas Reynold.
(3).jpeg)
Ilustrasi. Foto: Dok. Istimewa.
Pihak kepolisian turut mengimbau para orator dan peserta aksi agar tidak melakukan tindakan anarkis, seperti membakar ban atau merusak fasilitas umum. Masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Gatot Subroto disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.
“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," kata Reynold.