Libur Sekolah, KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Jalur Kereta Bukan Tempat Bermain Anak

Petugas mengingatkan anak-anak yang tengah melakukan aktivitas atau sekadar berkumpul di sekitar jalur perkeretaapian/KAI Daop 8 Surabaya.

Libur Sekolah, KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Jalur Kereta Bukan Tempat Bermain Anak

Daviq Umar Al Faruq • 22 June 2026 22:36

Malang: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memberikan peringatan keras kepada masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Malang saat memasuki masa libur sekolah. Para orang tua diimbau ketat untuk melarang anak-anak mereka melakukan aktivitas atau sekadar berkumpul di sekitar jalur perkeretaapian.

Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Reynold Parulian Napitupulu menjelaskan bahwa momen liburan sering kali memicu lonjakan aktivitas anak-anak di luar rumah. Pihaknya masih kerap menemukan adanya warga yang bermain layang-layang, bersepeda, hingga berswafoto di area terlarang tersebut.

"Kami mengajak seluruh orang tua di Kota dan Kabupaten Malang untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama masa liburan sekolah. Jalur kereta api bukan tempat bermain karena sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan," ujar Reynold, Senin, 22 Juni 2026.

Kondisi jalur kereta api di wilayah Malang tergolong sangat padat karena rutin dilintasi kereta api jarak jauh maupun lokal. Karakteristik kereta api yang melaju cepat tidak memungkinkan rangkaian besi tersebut untuk melakukan pengereman secara mendadak.

Guna mengantisipasi risiko kecelakaan, KAI Daop 8 Surabaya mengklaim terus menggencarkan patroli pengamanan dan sosialisasi ke permukiman warga. Hingga Juni 2026, tercatat sudah ada 55 kegiatan edukasi yang menyasar pelajar, pengendara di perlintasan sebidang, serta warga sekitar rel.

Selain memonitor aktivitas bermain, manajemen KAI juga menaruh perhatian serius terhadap potensi tindakan vandalisme di sepanjang jalur. Segala bentuk perusakan fasilitas stasiun, pagar pengaman, hingga pelemparan batu ke kereta yang melintas dipastikan bakal diproses hukum.

"Fasilitas perkeretaapian merupakan aset negara yang digunakan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat. Oleh karena itu, setiap bentuk perusakan maupun vandalisme tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga dapat berdampak pada keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api," ungkap Reynold.

 Petugas mengingatkan anak-anak yang tengah melakukan aktivitas atau sekadar berkumpul di sekitar jalur perkeretaapian/KAI Daop 8 Surabaya.

Reynold menambahkan, aksi pelemparan batu yang kerap dianggap sekadar kenakalan remaja sebenarnya sangat fatal. Tindakan tersebut terbukti beberapa kali melukai penumpang serta merusak kaca rangkaian kereta.

"Kami mengajak masyarakat untuk menghentikan segala bentuk tindakan pelemparan terhadap kereta api. Apa yang mungkin dianggap sebagai candaan atau kenakalan sesaat dapat berakibat fatal dan membahayakan banyak orang," tambah Reynold.

Meski demikian, data internal KAI menunjukkan tren positif kesadaran masyarakat Malang yang semakin membaik. Sepanjang tahun 2025 hanya ditemukan 1 kasus vandalisme, sementara pada periode Januari hingga Juni 2026 ini tercatat nihil kasus pelemparan maupun perusakan.

Manajemen Daop 8 menegaskan tidak akan segan menyeret pelaku vandalisme ke ranah pidana demi menjamin aspek keselamatan. Pengawasan internal kini resmi ditingkatkan lewat penambahan jadwal patroli petugas serta koordinasi intensif bersama aparat kewilayahan setempat.

(Lukman Diah Sari)