Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (keempat kanan), Menteri Desa Yandri Susanto (ketiga kanan), dan Ketua Umum DPP Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) Irawadi (kanan) menyampaikan keterangan dalam konferensi pers usai pembukaan Rapat Kerja Nasion
Dasco Buka Rakernas Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia
Gabriella Thesa Widiari • 9 September 2026 16:40
Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) 2026. Agenda itu dihadiri para kepala desa dari 28 provinsi dan 160 kabupaten/kota.
“Setelah rakernas mereka akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah melalui Menteri Desa tentunya,” kata Dasco, dilansir dari Antara, Rabu, 9 September 2026.
“Program Pak Prabowo banyak sekali di desa, mulai dari koperasi desa, BUMDes, hingga desa tematik. Intinya, kami siap bersama AKSI mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka, yaitu membangun dari desa, mengentaskan kemiskinan, dan meratakan ekonomi,” kata Yandri.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP AKSI Irawadi mengaku berbesar hati atas penyambutan hangat dari pimpinan DPR dan pemerintah. Ia menilai hal tersebut membuktikan tidak adanya jarak antara parlemen, pemerintah pusat, dan masyarakat desa.
“Saya kepala desa, struktur pemerintahan terbawah, tetapi bisa berkomunikasi langsung dengan pimpinan DPR dan kementerian. Ini hal yang sangat kami banggakan,” ujar Irawadi.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat konferensi pers bersama Koordinator Nasional Kepala Desa Akhir Masa Jabatan (Kades AMJ) di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (9/9/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Irawadi pun menegaskan komitmen AKSI. Terutama, untuk mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah pusat.
“Sebagai pemerintah terbawah, kami tidak mungkin menghujat pemerintah pusat. Bagi kami, menghujat pusat sama saja dengan meludah ke atas yang akhirnya jatuh ke muka sendiri,” kata Irawadi.
Sebagai informasi, Rakernas AKSI digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Turut hadir Wakil Ketua DPR Saan Mustopa dan Sari Yuliati, serta Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria.