Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Dok. Antara.
DKI Siapkan Tambahan Modal TransJakarta Perluas Layanan di Kepulauan Seribu
Fachri Audhia Hafiez • 30 September 2026 17:49
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan tambahan penyertaan modal untuk BUMD PT Transportasi Jakarta (TransJakarta). Langkah ini dilakukan guna memperluas jangkauan layanan angkutan penumpang hingga ke wilayah Kepulauan Seribu.
“Tentunya TransJakarta modalnya perlu ditingkatkan. Karena memang dengan tugas baik itu, untuk TransJakarta sendiri maupun TransJabodetabek, dan nanti akan mendapatkan tugas tambahan untuk TransJakarta bagian laut Kepulauan Seribu, modal untuk TransJakarta size-nya pasti harus diperbesar,” kata Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 30 September 2026.
Baca Juga :
Pramono menyampaikan bahwa nominal penambahan modal untuk TransJakarta saat ini masih dalam tahap penghitungan. Dia meyakini pengalihan pengelolaan transportasi ke Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta ke TransJakarta akan membuat operasionalnya menjadi lebih profesional.
Selain karena cakupan wilayah yang kian meluas, suntikan modal tersebut akan dialokasikan untuk menyiapkan berbagai fasilitas penunjang armada laut.
“Jadi fasilitasnya pasti mempersiapkan apa yang dibutuhkan untuk transportasi ke Pulau Seribu. Dan di Pulau Seribu kan kita sudah tahu beberapa pulau yang akan menjadi terminal utama, sebagai contoh Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Pramuka, dan sebagainya,” jelas Pramono.

Ilustrasi layanan bus TransJakarta. Foto: Dok. MI.
Terkait tarif, Pramono menjelaskan bahwa Pemprov DKI akan melakukan skema penyesuaian. Skema ini khusus bagi warga Kepulauan Seribu yang akan memanfaatkan layanan TransJakarta jalur laut tersebut.
“Warga Pulau Seribu selama ini mereka kan transportasi di darat termasuk 15 golongan. Tentunya nanti akan ada penyesuaian untuk itu. Sebab kalau ada transportasi ke Pulau Seribu semuanya kan kalau yang naik hanya warga Pulau Seribu ini kan menjadi gratis semua. Dan untuk itu, beban menjadi semuanya ke Pemerintah DKI Jakarta. Jadi, kita akan melakukan perhitungan untuk itu,” jelas Pramono.
Pramono juga berharap mobilitas dan aksesibilitas masyarakat di daerah kepulauan dapat semakin membaik dan memadai, melalui perluasan ekspansi layanan TransJakarta.