Doa Indonesia Bebas Perpecahan dan Korupsi Bergema di Monas

Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, untuk mengikuti Tabligh Akbar Doa Untuk Indonesia, Senin malam, 12 Oktober 2026. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti.

Doa Indonesia Bebas Perpecahan dan Korupsi Bergema di Monas

Nattasya Amani Vrazeti • 12 October 2026 23:16

Jakarta: Pemimpin Pusat Majelis Rasulullah SAW, Al-Habib Nabiel bin Fuad Al-Musawa, memimpin doa khusus untuk bangsa. Dia mendoakan agar Indonesia dijauhkan dari ancaman perpecahan, praktik korupsi, serta hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama.

“Kemudian juga buat bangsa dan negara kita. Mudah-mudahan Allah jaga dari perpecahan, dari hal-hal yang tidak baik, dari korupsi, dari hal-hal yang bertentangan dengan syariat Allah,” ujar Habib Nabiel dalam acara Tabligh Akbar "Doa untuk Indonesia" di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin malam, 12 Oktober 2026.
 


Seluruh jemaah yang hadir diajak untuk senantiasa mendoakan dan tidak melupakan penderitaan warga Palestina. “Untuk saudara-saudara kita di Palestina, kita doakan juga, jangan lupakan. Ya mudah-mudahan mereka ditolong oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” kata Habib Nabiel.

Mengutip Surat Ali Imran ayat 103, Habib Nabiel menegaskan pentingnya mempererat tali persaudaraan antarumat Islam di tengah ancaman adu domba.

“Saya perlu menyampaikan ini karena akhir zaman, ada orang-orang, bahkan kelompok yang nggak suka Islam itu bersatu. Ke mana-mana memecah belah Islam. Ke mana-mana mengadu domba ulama, kiai, habaib,” kata Habib Nabiel.


Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, untuk mengikuti Tabligh Akbar Doa Untuk Indonesia, Senin malam, 12 Oktober 2026. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti.

Acara keagamaan ini mulanya dijadwalkan bakal dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Namun, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto berhalangan hadir lantaran dipanggil Presiden Prabowo Subianto sejak sore hari, sehingga diwakili oleh Staf Khusus Kapolri, Irjen Budi Herdi Susianto. Kondisi serupa terjadi pada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang diwakilkan oleh Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.

Sebelumnya, ratusan ribu masyarakat tampak memadati kawasan Silang Monas untuk mengikuti Tabligh Akbar bersama ulama terkemuka asal Yaman, Habib Umar bin Hafidz.

Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com di lokasi pada pukul 21.00 WIB, gelombang kedatangan jemaah dari berbagai usia terus mengalir ke area acara. Mayoritas jemaah mengenakan busana muslim berwarna putih dan hitam. Suasana khusyuk kian terasa seiring lantunan hadroh dan selawat yang terus bergema mengiringi jalannya acara.

(Fachri Audhia Hafiez)