Polisi Selidiki Kasus Pencurian Laptop di Lapangan Padel Jaksel

Tangkapan layar pencurian laptop hingga mikrofon di lapangan padel kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Foto: Antara.

Polisi Selidiki Kasus Pencurian Laptop di Lapangan Padel Jaksel

Gabriella Thesa Widiari • 10 October 2026 15:14

Jakarta: Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki kasus pencurian laptop dan barang elektronik di lapangan padel kawasan Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Kamis dini hari, 8 Oktober 2026. 

"Barang yang telah diambil pelaku berupa barang-barang elektronik dan juga topi serta helm, dimana perbuatan pelaku terekam kamera CCTV," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi dilansir dari Antara, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Joko membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan polisi dari pihak korban. Perangkat elektronik yang digondol yakni laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Setelah mendapat laporan dari korban, tim kepolisian langsung bergerak melakukan cek TKP guna mengumpulkan bukti petunjuk awal. Selain itu, petugas juga memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

"Bahwa pada Kamis, Tim Opsnal telah cek TKP pencurian yang terjadi di KOCI Padel House, Jalan Dharmawangsa X, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," ujar Joko.

Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan untuk memburu para pelaku. Pihak korban juga telah mendatangi kantor polisi untuk melengkapi laporan resmi.

"Atas kejadian tersebut, hari ini pihak korban telah datang ke Polrestro Jakarta Selatan untuk membuat Laporan Polisi. Saat ini perkara dalam penyelidikan Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan," ucap Joko.

General Manager KOCI Padel House Bayu Waseso menduga pelaku masuk ke dalam area bangunan dengan cara merusak pintu secara paksa. Namun, pihaknya belum bisa memastikan alat yang digunakan pelaku untuk membobol pintu tersebut.

"Membobol pintu, merusak pintu itu. Dirusak ya, kalau itu saya kurang tahu pasti ya, mungkin ya perangkat besi atau obeng, itu kurang tahu pasti," kata Bayu.


Ilustrasi. Foto: dok. Medcom. 

Peristiwa pencurian ini pertama kali diketahui oleh staf operasional yang tiba di lokasi sebelum pukul 06.00 WIB. Staf tersebut mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka dan area resepsionis berada dalam kondisi berantakan.

"Beliau masih takut untuk masuk, kebetulan ada staf yang membawa suaminya untuk mengantarkan dan masuk. Setelah itu, terlihat beberapa perangkat elektronik yang digunakan untuk operasional sehari-hari sudah hilang," terang Bayu.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, aksi pencurian tersebut diduga kuat melibatkan dua orang pelaku. Kedua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor, dengan satu orang bertindak sebagai eksekutor di dalam bangunan dan satu orang lainnya bersiap di luar.

(Gabriella Thesa Widiari)