Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Metrotvnews.com/Nattasya
Revitalisasi Kawasan Blok M, Pramono Pastikan Identitas dan Roh Utamanya Tak Hilang
Nattasya Amani Vrazeti • 6 October 2026 18:18
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta (Perseroda) merevitalisasi kawasan Blok M dengan konsep desain bertajuk fase ultimate. Penataan ini dipastikan tidak mengilangkan identitas dan roh utama Blok M sebagai pusat kreativitas anak muda, ruang interaksi sosial, serta pusat ekonomi.
“Blok M enggak boleh berhenti. Blok M enggak boleh apa? Napasnya itu tidak tersambungkan. Jadi Blok M itu harus ada terus, karena memang di sini seluruh aktivitas sekarang ini tidak pernah terputus,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Peluncuran Konsep Desain Transformasi Kawasan Blok M Fase Ultimate, Jakarta Selatan, Selasa 6 Oktober 2026.
Dia menekankan kemudahan akses transportasi publik yang terintegrasi, seperti MRT, TransJakarta, dan TransJabodetabek akan dijaga agar denyut aktivitas di Blok M tidak terputus.
“Apalagi sekarang ini dengan pengaturan transportasi yang lebih baik, apakah itu MRT, apakah itu TransJakarta, TransJabodetabek akan sangat mudah untuk bisa sampai di Blok M,” kata Pramono.
332 Tenan Tetap Beroperasi
Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat memastikan sebelum tahap groundbreaking atau peletakan batu pertama, pihaknya telah menyiapkan lokasi transisi bagi seluruh tenan terdaftar. Ada 332 tenan yang dipastikan tetap beroperasi selama masa revitalisasi.
“Pada saat nanti kita lakukan pembangunan, sebelum groundbreaking, kami menjamin semua tenan, ada 332, itu kami lakukan transisi. Transisi nanti tempatnya kami lakukan di satu tempat posisinya. Jadi tidak pernah lepas, tetap melakukan operasi itu,” ujar Tuhiyat.

Ilustrasi Blok M. Foto: Antara.
Tuhiyat mengatakan operasional halte dan rute TransJakarta juga terus berjalan dengan koordinasi bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menyiapkan jalur alternatif (way-out) selama proses konstruksi berlangsung.
“Pada saat pembangunan berlangsung, TransJakarta tetap berlangsung yang nanti kami akan cari way-out-nya bersama para OPD yang terkait dengan itu, terutama di Dinas Perhubungan nanti. Itu akan berlangsung,” ujar Tuhiyat.
Blok M jadi Percontohan Kawasan TOD
Pramono mengatakan revitalisasi Blok M fase ultimate diproyeksikan menjadi percontohan pengembangan kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD) di Jakarta.
Setelah Blok M rampung, Pemprov DKI berencana melanjutkan penataan serupa ke sejumlah kawasan strategis lainnya, seperti Pasar Baru, Glodok, Pecinan, Kota Tua, hingga kawasan TOD yang terintegrasi dengan jaringan LRT baru di Jakarta.
“Nanti setelah Blok M, kami akan menyelesaikan di tempat-tempat lain, seperti di Pasar Baru, Glodok, Pecinan, Kota Tua, dan beberapa tempat yang lain, termasuk TOD yang dikembangkan karena LRT baru dibangun pemerintah DKI Jakarta,” ujar Pramono.