Hari Ketiga Operasi SAR Longsor Cisarua, 29 Bodypack Ditemukan

Operasi SAR korban longsor Cisarua, Bandung Barat.

Hari Ketiga Operasi SAR Longsor Cisarua, 29 Bodypack Ditemukan

Roni Kurniawan • 26 January 2026 15:22

Bandung: Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat hingga hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah menemukan total 29 bodypack atau jenazah. Operasi pencarian dilakukan sejak 24 hingga 26 Januari 2026.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, pada Senin, 26 Januari 2026, tim SAR gabungan kembali mengevakuasi empat bodypack. Seluruh temuan tersebut langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.

"Jumlah korban yang kita evakuasi hari ini ada empat bodypack. Dengan demikian, total bodypack yang telah kita serahkan sejak operasi dimulai berjumlah 29," ujar Syafii di Posko Basarnas, Desa Pasirlangu, Senin, 26 Januari 2026.


Syafii menjelaskan, penggunaan istilah bodypack dilakukan karena kondisi korban yang ditemukan di lapangan tidak selalu dalam keadaan utuh. Penentuan apakah temuan tersebut berasal dari satu korban atau lebih sepenuhnya menjadi kewenangan tim DVI.

"Pada saat penemuan, ada korban yang kondisinya utuh, namun ada juga yang berupa bagian tubuh. Karena itu kami tidak berspekulasi. Semua temuan langsung diserahkan ke DVI untuk diidentifikasi," beber Syafii.


Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Lebih lanjut, Syafii menegaskan Basarnas fokus pada pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi, bukan pada penetapan jumlah korban meninggal dunia secara pasti. Pembaruan data korban baru dapat dilakukan setelah proses identifikasi resmi oleh pihak berwenang.

"Kami tidak ingin terjadi kesimpangsiuran informasi. Setiap temuan akan kami sampaikan sebagai bodypack dan selanjutnya menjadi ranah DVI Polri," tegas Syafii.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)