Ribuan pelajar dan pemuda pengangguran di Bihar, India, bentrok dengan polisi saat menuntut lapangan kerja dan transparansi ujian rekrutmen. (Anadolu Agency)
Tuntut Lapangan Kerja, Pelajar dan Pemuda India Bentrok dengan Polisi
Willy Haryono • 26 August 2026 12:46
New Delhi: Aksi unjuk rasa yang melibatkan pelajar dan pemuda pengangguran di Bihar, India, berujung bentrokan dengan polisi pada Selasa kemarin.
Ribuan demonstran menuntut pembukaan lapangan kerja dan transparansi dalam pelaksanaan ujian rekrutmen.
Mengutip Channel News Asia, Rabum 26 Agustus 2026, demonstran bergerak menuju kediaman Kepala Menteri Bihar Samrat Choudhary di Patna, ibu kota negara bagian tersebut.
Polisi menggunakan meriam air untuk membubarkan massa setelah ribuan demonstran menerobos barikade keamanan yang dipasang di sekitar lokasi.
Aksi tersebut berlangsung di tengah ketatnya persaingan memperoleh pekerjaan di India. Posisi di pemerintahan menjadi incaran jutaan pencari kerja karena menawarkan stabilitas dan keamanan pekerjaan dalam jangka panjang.
Pemerintah Bihar Janji Dengarkan Pelajar
Menanggapi aksi tersebut, Choudhary mengatakan pemerintah Bihar siap mendengarkan aspirasi para pelajar."Mulai hari ini kami meluncurkan Kamp Dukungan Pelajar untuk menyelesaikan masalah, keluhan, dan masukan para pelajar secara cepat dan tepat waktu," tulis Choudhary melalui X pada Selasa.
Protes di Bihar berlangsung sekitar sebulan setelah demonstrasi besar yang dipimpin kaum muda di New Delhi. Aksi tersebut memprotes dugaan ketidakberesan dalam pelaksanaan ujian kompetitif dan berujung pada pengunduran diri Menteri Pendidikan India.
Gelombang demonstrasi kemudian menyebar ke sejumlah negara bagian India.
Protes Rekrutmen Pemerintah Meluas
Di Karnataka, India bagian selatan, kelompok pelajar yang berafiliasi dengan partai berkuasa Bharatiya Janata Party (BJP) juga menggelar aksi di dekat kediaman kepala pemerintahan negara bagian tersebut pada Selasa.Mereka memprotes dugaan ketidakberesan dalam proses rekrutmen untuk pekerjaan pemerintah.
Rangkaian aksi tersebut menunjukkan meningkatnya keresahan di kalangan pelajar dan pencari kerja muda terkait kesempatan kerja serta proses seleksi untuk mendapatkan pekerjaan di sektor pemerintahan. (Razaqa Hariz)
Baca juga: Ribuan Mahasiswa India Protes Dugaan Kecurangan Ujian Rekrutmen Tenaga Kerja