Polri Kerahkan 7.643 Personel Gabungan Kawal Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Apel gabungan yang digelar Polda Metro Jaya dalam melakukan pengawalan Zikir dan Doa Bersama di Monas. Foto: Antara.

Polri Kerahkan 7.643 Personel Gabungan Kawal Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Gabriella Thesa Widiari • 1 August 2026 16:23

Jakarta: Polda Metro Jaya mengerahkan 7.643 personel gabungan untuk pengamanan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Acara tersebut diprediksi akan dihadiri 100 ribu peserta dari Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan daerah lainnya.

"Seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh kewaspadaan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, dilansir dari Antara, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Eko memerinci, 7.643 personel gabungan tersebut terdiri atas 3.675 personel Polda Metro Jaya, 1.143 personel Polres jajaran, 500 personel Korbrimob Polri, 200 personel Korsabhara Polri, 1.845 personel TNI, 145 personel Satpol PP. Selain itu ada 135 personel Dinas Perhubungan, termasuk petugas kendaraan derek.

Menurutnya, pengamanan dilaksanakan melalui langkah preemtif dan preventif. Meliputi deteksi dini, sterilisasi lokasi oleh Tim Jibom dan K9.

Kemudian pengamanan terbuka dan tertutup, patroli, dan pengaturan lalu lintas. Serta kesiapan pos kesehatan, ambulans, dan jalur evakuasi di setiap sektor.

"Utamakan kesabaran dalam melayani masyarakat, tetap tenang dalam bertindak, serta jaga komunikasi dan koordinasi hingga seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai," kata Eko.

Lebih lanjut, dia mengatakan, untuk akses peserta menuju kawasan Monas dibuka melalui Pintu Timur Laut, Pintu Tenggara, dan Pintu Barat Daya.

Untuk mendukung mobilitas peserta, disiapkan 22 kantong parkir dengan kapasitas sekitar 1.450 bus, 3.680 mobil, dan 50 sepeda motor.

Ia meminta petugas mencegah penumpukan dengan mengatur kedatangan peserta secara tertib. Setiap bus harus diarahkan menuju kantong parkir JIExpo Kemayoran agar mobilitas peserta tetap berjalan lancar.


Monumen Nasional (Monas). Foto: MI/Susanto.

Ia mengimbau peserta menggunakan akses masuk dan kantong parkir sesuai peruntukannya serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Masyarakat yang tidak berkepentingan di sekitar kawasan Monas disarankan menggunakan jalur alternatif atau memanfaatkan transportasi umum guna menghindari kepadatan lalu lintas,” kata Eko.

(Gabriella Thesa Widiari)