AS Imbau Warganya Pertimbangkan Ulang Perjalanan ke Timur Tengah

AS mengimbau warganya mempertimbangkan ulang perjalanan ke dan melalui Timur Tengah. (Anadolu Agency)

AS Imbau Warganya Pertimbangkan Ulang Perjalanan ke Timur Tengah

Willy Haryono • 20 September 2026 10:45

Washington: Amerika Serikat (AS) mengimbau warganya yang berada di luar kawasan Timur Tengah untuk mempertimbangkan secara serius rencana perjalanan menuju atau melalui kawasan tersebut.

Departemen Luar Negeri AS menyebut lingkungan keamanan di Timur Tengah masih kompleks dan berpotensi mengalami eskalasi secara cepat.

Akun Travel.Gov milik Departemen Luar Negeri AS di sebuah platform media sosial AS mengatakan warga Amerika yang berada di Timur Tengah harus meningkatkan kewaspadaan serta bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, dan gangguan perjalanan lainnya.

“Karena ketegangan di Timur Tengah, lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tidak terduga,” ujar pernyataan tersebut, seperti dikutip Anadolu Agency, Minggu, 20 September 2026.

Departemen Luar Negeri AS memperingatkan bahwa kelompok Houthi yang didukung Iran terlibat dalam permusuhan dengan Arab Saudi, termasuk serangan yang melibatkan bandara sipil. Menurut pernyataan tersebut, konflik itu “berpotensi meningkat dengan cepat.”

Warga Amerika yang bepergian menuju atau meninggalkan kawasan Timur Tengah diminta memantau informasi mengenai operasional bandara dan maskapai penerbangan. Departemen Luar Negeri AS juga memperingatkan bahwa fasilitas diplomatik AS, termasuk yang berada di luar Timur Tengah, telah menjadi sasaran.

Menurut peringatan tersebut, Iran dan kelompok-kelompok yang mendukungnya dapat menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau lokasi yang terkait dengan AS dan warga Amerika di berbagai negara, termasuk perusahaan serta institusi AS lainnya.

Peringatan tersebut dikeluarkan di tengah kembali meningkatnya serangan Houthi dan ketegangan yang melibatkan Arab Saudi, serta menyusul serangkaian peringatan keamanan dan insiden militer di sejumlah wilayah di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi yang Mengarah ke Riyadh

(Willy Haryono)