Pemprov DKI Jakarta menyampaikan dukacita atas meninggalnya Nurlela, guru SDN Pulogebang 11, serta memastikan pendampingan bagi keluarga korban kecelakaan KRL. (Foto: Dok. Ist)
Dukacita Mendalam, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Pendampingan Penuh bagi Keluarga Korban Kecelakaan KRL
Patrick Pinaria • 28 April 2026 17:03
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan dukacita yang mendalam atas tragisnya peristiwa kecelakaan KRL di Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026, malam hari. Salah satu korban meninggal dunia adalah Ibu Nurlela, guru SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana, menyampaikan rasa dukacita atas meninggalnya Nurlela. Ia pun turut belasungkawa terhadap keluarga korban.
"Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan," ujar Nahdiana.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban, meliputi pengurusan pemakaman, administrasi, serta dukungan psikososial.
Ungkapan dukacita juga disampaikan Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim.
"Bapak Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Nurlela. Beliau adalah pendidik yang berdedikasi tinggi dan telah mencerdaskan generasi penerus bangsa," kata Chico.
"Atas instruksi Bapak Gubernur, Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban sepenuh hati, baik dalam pengurusan pemakaman maupun pemulihan psikologis. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan semua pihak terkait agar penanganan dan tindak lanjut peristiwa ini dilakukan dengan cepat, tepat, dan transparan," lanjutnya.
Pemprov DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penanganan pasca-kecelakaan dan memohon doa, serta dukungan masyarakat agar keluarga korban diberi ketabahan.