Renovasi Stasiun Karet, Peron Diperluas Bisa Tampung hingga 80 Ribu Penumpang

Stasiun Karet/Medcom.id/Joy

Renovasi Stasiun Karet, Peron Diperluas Bisa Tampung hingga 80 Ribu Penumpang

Kautsar Widya Prabowo • 4 September 2026 20:50

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) merenovasi Stasiun Karet, Jakarta, termasuk memperluas area peron. Perluasan tersebut ditargetkan meningkatkan kapasitas pelayanan hingga lebih dari 60 ribu-80 ribu pelanggan per hari.

"Bisa lebih dari 60.000 sampai 80.000 bisa, dengan adanya terintegrasi dengan Sudirman Baru ataupun BNI City," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, dalam konferensi pers, di Stasiun BNI City, Jakarta Pusat, Jumat, 4 September 2026.

Anne menjelaskan kondisi peron Stasiun Karet saat ini relatif pendek. Sementara itu, rangkaian KRL yang digunakan dapat mencapai 12 kereta dan lokasi stasiun berdekatan dengan perlintasan.

"Kalau kita lihat peron Karet itu kan pendek ya, sementara kereta investasi kita itu kereta-kereta 12 kereta, kemudian juga dekat dengan perlintasan," ujar Anne.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba. Foto: Metro TV/Kautsar Widya Prabowo.

Saat ini, Stasiun Karet melayani sekitar 25 ribu hingga 40 ribu pelanggan setiap hari. Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat sekitar 10 persen setiap tahun, sehingga membutuhkan area yang lebih luas untuk aktivitas naik dan turun penumpang.

"Saat ini kita lihat bahwa Karet ini bisa melayani 25.000 sampai 40.000 pelanggan per hari, sehingga ini akan tumbuh 10 persen per tahun prediksinya, sehingga dia membutuhkan area yang lebih luas untuk naik dan turun," ungkap Anne.

Menurut Anne, perluasan dan integrasi peron dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan serta peningkatan kualitas pelayanan. Peron Stasiun Karet nantinya akan terintegrasi dengan peron Stasiun Sudirman Baru atau BNI City.

"Sehingga dengan kita melakukan kajian untuk yang namanya safety dan pelayanan, integrasi peron dengan Sudirman Baru dengan tetap mengakses Stasiun Karet untuk gerbang masuk pelanggan kita," jelas Anne.

(Siti Yona Hukmana)