Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Pramono: Jakarta Belum Butuh Hujan Buatan Meski Suhu Menyengat
Fachri Audhia Hafiez • 18 March 2026 10:49
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengatakan pihaknya belum berencana melakukan rekayasa cuaca atau hujan buatan meski suhu panas ekstrem menyengat Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir. Keputusan ini diambil berdasarkan analisis data cuaca menjelang momen Hari Raya Idulfitri.
“Jakarta masih belum memerlukan, apa, dibuat hujan buatan. Untuk menghadapi Idul Fitri, memang data BMKG menunjukkan sebelumnya cuacanya panas. Tetapi pada saat Idul Fitri, ada kemungkinan curah hujan menengah,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, dilansir Antara, Rabu, 18 Maret 2026.
Baca Juga :
Pramono menjelaskan bahwa koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus dilakukan untuk memantau dinamika cuaca. Meskipun saat ini terik matahari terasa menyengat, potensi hujan dengan intensitas menengah diperkirakan akan hadir saat lebaran tiba, sehingga intervensi teknologi modifikasi cuaca dinilai belum mendesak.
Sementara itu, BMKG memperkirakan kondisi panas ekstrem di Jakarta masih akan berlangsung hingga 20-22 Maret 2026. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengungkapkan bahwa suhu maksimum di Jakarta sempat menyentuh angka 35,6 derajat Celsius akibat minimnya tutupan awan yang membuat radiasi matahari mencapai permukaan bumi secara optimal.

Ilustrasi. Foto: Dok. Freepik.com.
“BMKG mencatat suhu maksimum hingga 35,6 derajat Celcius dan indeks UV masuk kategori ungu atau artinya bahaya ekstrem. Gunakan tabir surya atau sunscreen dengan SPF tinggi untuk melindungi kulit. Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi,” tutur Guswanto.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar, disarankan menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, kacamata hitam, serta pakaian lengan panjang untuk menghindari dampak langsung radiasi ultraviolet.