Foto: Anggit Priyandani/Pexels
25 Negara Paling Bahagia di Dunia 2026, Indonesia Nomor Berapa?
Riza Aslam Khaeron • 5 June 2026 15:40
Jakarta: Apa yang membuat sebuah negara bisa disebut bahagia? Jawabannya bukan semata-mata karena kekayaan, kekuatan militer, ataupun luas wilayahnya. Menurut World Happiness Report (WHR) 2026, jawabannya justru jauh lebih sederhana dan personal: bagaimana warganya menilai kualitas hidup mereka sendiri.
Setiap tahun, lembaga survei Gallup bekerja sama dengan University of Oxford and PBB merilis WHR. Laporan kebahagiaan dunia ini mengukur tingkat kebahagiaan berdasarkan evaluasi hidup dari setidaknya 1.000 responden di masing-masing dari 147 negara yang disurvei.
Pemeringkatan tahun 2026 didasarkan pada data Gallup World Poll periode 2023–2025 menggunakan metode Cantril Ladder — sebuah skala 0 hingga 10 di mana responden diminta menilai sendiri kualitas hidupnya. Angka 10 menggambarkan kehidupan terbaik yang dapat dibayangkan, sedangkan angka 0 menggambarkan kondisi yang terburuk.
Lantas, negara mana saja yang dinobatkan sebagai negara paling bahagia menurut laporan ini? Berikut adalah daftar 25 negara paling bahagia dari 147 negara yang dilaporkan.
Daftar 25 Negara Paling Bahagia di Dunia 2026
- Finlandia (Skor: 7,764)
- Islandia (Skor: 7,540)
- Denmark (Skor: 7,539)
- Kosta Rika (Skor: 7,439)
- Swedia (Skor: 7,255)
- Norwegia (Skor: 7,242)
- Belanda (Skor: 7,223)
- Israel (Skor: 7,187)
- Luksemburg (Skor: 7,063)
- Swiss (Skor: 7,018)
- Selandia Baru (Skor: 6,995)
- Meksiko (Skor: 6,972)
- Irlandia (Skor: 6,928)
- Belgia (Skor: 6,926)
- Australia (Skor: 6,916)
- Kosovo (Skor: 6,910)
- Jerman (Skor: 6,882)
- Slovenia (Skor: 6,868)
- Austria (Skor: 6,845)
- Ceko (Skor: 6,821)
- Uni Emirat Arab (Skor: 6,821)
- Arab Saudi (Skor: 6,817)
- Amerika Serikat (Skor: 6,816)
- Polandia (Skor: 6,768)
- Kanada (Skor: 6,741)
Finlandia Masih Nomor 1 untuk Kesembilan Kalinya
.jpg)
Foto seorang wanita di Finlandia. (Pinkmean Creative/Pexels)
Finlandia kembali menempati posisi pertama sebagai negara paling bahagia di dunia dengan skor 7,764. Laporan tahun 2026 bahkan menyebut Finlandia berada dalam kelompok tersendiri ("group of one") di posisi teratas, terpisah cukup jauh dari kelompok berikutnya yang terdiri atas Islandia, Denmark, dan Kosta Rika.
Prestasi ini bukanlah hal baru. Finlandia pertama kali menduduki posisi puncak pada World Happiness Report 2018 dan sejak saat itu posisinya tidak pernah tergeser. Pencapaian ini menjadikannya juara dalam sembilan edisi berturut-turut sejak tahun 2018.
Dominasi Finlandia juga mencerminkan kuatnya posisi kawasan Nordik secara keseluruhan. Selain Finlandia, empat negara Nordik lainnya — Islandia, Denmark, Swedia, dan Norwegia — sukses menembus peringkat enam besar. Hal ini berarti lima dari enam negara teratas di dunia berasal dari satu kawasan geografis yang sama.
Kosta Rika Pecahkan Dominasi Negara Barat

Seorang wanita di festival kota Limon, Kosta Rica. (Mario Spencer/Pexels)
Menariknya, negara yang tidak memiliki PDB per kapita tertinggi di dunia Kosta Rika masuk ke dalam 10 besar. Negara di kawasan Amerika Tengah ini melompat ke peringkat 4 dengan skor 7,439 — pencapaian tertinggi yang pernah diraih oleh negara Amerika Latin sepanjang sejarah rilisnya WHR.
Tren positif Kosta Rika sebenarnya sudah mulai terlihat dalam beberapa edisi terakhir. Pada laporan tahun 2024, negara ini baru mulai menarik perhatian sebagai pendatang baru di jajaran 20 besar dengan menempati peringkat ke-12. Setahun kemudian, pada edisi 2025, Kosta Rika langsung meroket ke posisi ke-6.
Kini, pada tahun 2026, Kosta Rika berhasil mematahkan dominasi negara-negara Nordik dan Eropa Barat dengan menembus posisi empat besar.
Negara Besar Tidak Otomatis Bahagia
Salah satu pelajaran paling konsisten dari World Happiness Report adalah bahwa skala ekonomi sebuah negara yang besar tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat kebahagiaan warganya. Amerika Serikat, misalnya, hanya berada di peringkat 23 dengan skor 6,816 — sebuah posisi yang tergolong rendah untuk negara dengan PDB terbesar di dunia.Negara-negara dengan kekuatan ekonomi raksasa lainnya bahkan tidak berhasil menembus daftar 25 besar sama sekali. Tiongkok berada di peringkat 65 dengan skor 6,074, Jepang di peringkat 61 dengan skor 6,130, Korea Selatan di peringkat 67 dengan skor 6,040, Rusia di peringkat 79 dengan skor 5,834, dan India tertinggal jauh di peringkat 116 dengan skor 4,536.
| Baca Juga: 9 Negara dengan Pekerja Paling Stres di ASEAN, Indonesia Nomor Berapa? |
Indonesia Nomor Berapa?
.jpg)
Foto: Eky Rima Nurya Ganda/Pexels
Indonesia menempati peringkat 87 dunia dengan skor 5,617 — berada tepat di bawah Albania (peringkat 86) dan satu tingkat di atas Tajikistan (peringkat 88). Di kawasan Asia Tenggara, indeks kebahagiaan Indonesia masih berada di bawah beberapa negara tetangga.
Singapura memimpin di peringkat 36 (skor 6,585), disusul oleh Vietnam di posisi 45 (skor 6,428), Thailand di posisi 52 (skor 6,296), Filipina di posisi 56 (skor 6,206), dan Malaysia di posisi 71 (skor 6,005).
Meskipun demikian, Indonesia masih unggul di atas Laos (peringkat 92), Kamboja (peringkat 121), dan Myanmar (peringkat 129), yang menempatkan Indonesia di kelompok menengah dalam peta kebahagiaan Asia Tenggara.
Namun, jika indikator yang digunakan bukan sekadar tingkat kebahagiaan subjektif, melainkan flourishing — sebuah indeks yang mengukur aspek kehidupan yang lebih holistik minus kondisi materi, seperti kesehatan fisik-mental, makna hidup, karakter diri, hingga relasi sosial — hasilnya justru berbalik arah.
Dalam Global Flourishing Study (GFS) yang terakhir diperbarui pada April 2025, Indonesia justru dinobatkan sebagai nomor 1 di dunia dengan skor indeks mencapai 8,47 yang kemudian digembor-gemborkan Presiden Prabowo Subianto awal tahun ini.
“Saya sendiri terkejut, Gallup Poll dan Harvard University menemukan, melalui survei penelitian terhadap ratusan negara, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa paling bahagia, paling berkembang di dunia," ucap Presiden Prabowo saat berbicara di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026.