Penyaluran air bersih di Tasikmalaya, Jawa Barat. (MI)
BPBD Tasikmalaya Pasok Air Bersih untuk 16.869 Jiwa Terdampak Kemarau
Kristiadi • 20 July 2026 16:54
Tasikmalaya: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya memasok air bersih kepada 3.115 kepala keluarga (KK) atau 16.869 jiwa yang tersebar di delapan kecamatan. Pendistribusian dilakukan lantaran banyak sumur warga yang mengering akibat kemarau.
"Selama masa siaga darurat bencana yang ditetapkan, BPBD pasok air bersih kepada 3.155 Kepala Keluarga (KK). Akan tetapi, krisis air bersih disebabkan ada kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan resapan air, polusi air limbah cemari sumber air baku, perubahan iklim memicu musim kemarau, belum ada Pamsimas, belum ada program SPAM, dan lainnya," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Roni AKS, Senin, 20 Juli 2026.
"Musim kemarau membuat banyak sumur milik warga dalam kondisi kering, membuat mereka kekurangan air bersih terutamanya diperuntukkan untuk masak, minum, cuci piring. Akan tetapi, petugas pasok air ke 8 kecamatan paling dibutuhkan dibantu dari Perumda Tirta Sukapura Tasikmalaya," jelas dia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS. (MI/AD)
Status siaga darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) di wilayah Tasikmalaya juga berdampak pada sektor pertanian. Tercatat, lahan pertanian seluas 1.376 hektare mengalami gagal panen dan tanam dalam kondisi ringan dan sedang. Kondisi ini melanda wilayah Kecamatan Cikalong, Salawu, Sukaraja, Manonjaya, Jamanis, dan Cipatujah.
"BPBD Kabupaten Tasikmalaya telah pasok kebutuhan air bersih bagi warga berada di Desa Cijulang, Kecamatan Cineam; Desa Kertanegla, Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir; Desa Puteran, Kecamatan Pageurageung; Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal; Desa Kalapagenap, Kecamatan Cikalong; Kecamatan Bojongasih, Kecamatan Sukarame, Sukaratu, dan Tanjungjaya," pungkasnya.