Presiden Somalia Ajak Somaliland Berdialog, Tegaskan Persatuan Negara

Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud. (Anadolu Agency)

Presiden Somalia Ajak Somaliland Berdialog, Tegaskan Persatuan Negara

Willy Haryono • 18 January 2026 19:02

Mogadishu: Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud mendesak para pejabat di Somaliland untuk membuka dialog dengan pemerintah federal Somalia. Ia menyatakan terbuka terhadap berbagai bentuk kompromi, kecuali menyangkut isu “persatuan negara."

Pernyataan tersebut disampaikan Mohamud pada Jumat, saat melakukan perjalanan ke sebuah ibu kota provinsi yang juga diklaim sebagai bagian dari wilayah Somaliland yang memisahkan diri. Kunjungan itu menjadi yang pertama dilakukan oleh presiden Somalia yang masih menjabat ke wilayah tersebut dalam lebih dari 40 tahun.

Mohamud menegaskan bahwa langkah Israel yang mengumumkan pengakuan terhadap Somaliland telah ditolak, baik di tingkat internasional maupun domestik. Ia menekankan bahwa persatuan Somalia bersifat tidak dapat ditawar.

Dalam kunjungannya, Mohamud mendatangi Las Anod, ibu kota administratif wilayah Sool, untuk menghadiri pelantikan presiden negara bagian timur laut yang baru dibentuk. Entitas tersebut resmi menjadi negara bagian federal keenam Somalia pada Agustus lalu.

Kantor Kepresidenan Somalia menyatakan bahwa kunjungan Mohamud merupakan simbol penguatan persatuan nasional serta bagian dari upaya pemerintah federal dalam menegakkan keutuhan wilayah dan persatuan bangsa Somalia.

Pada 26 Desember, Israel mengumumkan pengakuan resmi terhadap Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat, menjadikannya satu-satunya negara yang mengambil langkah tersebut. Keputusan itu memicu kritik tajam dari berbagai pihak di kawasan dan komunitas internasional.

Pemerintah Somalia kembali menegaskan komitmen yang tegas dan tidak dapat ditawar terhadap kedaulatan, persatuan nasional, serta keutuhan wilayah negara, seraya menolak langkah Israel tersebut.

Somaliland telah beroperasi sebagai entitas yang mengatur diri sendiri secara de facto sejak menyatakan kemerdekaan dari Somalia pada 1991. Namun hingga kini, wilayah tersebut belum memperoleh pengakuan internasional sebagai negara berdaulat.

Baca juga:  Indonesia di KTM-LB OKI: Somaliland Bagian Tak Terpisahkan dari Somalia

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)