Tugas Reformasi Polri Sudah Tuntas, Jimly: Tinggal Dilaporkan ke Presiden

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Tugas Reformasi Polri Sudah Tuntas, Jimly: Tinggal Dilaporkan ke Presiden

Achmad Zulfikar Fazli • 5 March 2026 20:11

Jakarta: Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menyatakan komisi yang dipimpinnya telah menyelesaikan seluruh tugas dalam merumuskan rekomendasi reformasi di tubuh Polri. Hasil kerja komisi ini tinggal menunggu kesempatan untuk dilaporkan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto guna mendapatkan arahan lebih lanjut terkait sejumlah keputusan strategis.

"Saya perlu lapor, Komisi Percepatan Reformasi sudah selesai menjalankan tugasnya, tinggal ada keputusan-keputusan yang kami tidak bisa putuskan sendiri. Nah, perlu melapor dulu, mendapat arahan dari beliau," ujar Jimly di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 5 Maret 2026.

Dia menjelaskan pihaknya telah berupaya meminta waktu kepada Presiden untuk memaparkan laporan tersebut. Namun, agenda Presiden yang padat membuat pertemuan itu belum dapat terlaksana.

Menurut Jimly, rencana pelaporan sempat dijadwalkan sebelum Presiden melakukan kunjungan ke Amerika Serikat. Namun, hal tersebut tertunda, dan setelah Presiden kembali, situasi geopolitik internasional yang memanas kembali memengaruhi jadwal pertemuan.

Jimly menegaskan komisi yang dipimpinnya telah menuntaskan seluruh proses kerja. Oleh karena itu, langkah selanjutnya adalah menyampaikan laporan resmi kepada Presiden agar rekomendasi reformasi tersebut dapat ditindaklanjuti.

Dia berharap dapat memanfaatkan momentum pertemuan informal, termasuk dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa, untuk menyampaikan secara langsung permintaan waktu kepada Presiden.

"Makanya saya manfaatkan ini, ya, buka puasa sore ini, untuk kasak-kusuk supaya Presiden menyediakan waktu supaya selesai satu masalah dalam negeri," ujar dia.


Presiden Prabowo Subianto. Foto- Dok. BPMI Sekretariat Presiden

Baca Juga: 

Komisi Reformasi Polri Terima Masukan 100 Kelompok Masyarakat

Komisi Percepatan Reformasi Polri telah menerima masukan dari 100 kelompok masyarakat dan lebih dari 300 masukan tertulis. Komisi ini juga mengadakan pertemuan di berbagai daerah dengan sejumlah kelompok masyarakat, masih terkait dengan masukan untuk Komisi Percepatan Reformasi Polri.

Banyaknya masukan yang diterima oleh Komisi Reformasi menggambarkan besarnya perhatian publik terhadap kemajuan Korps Bhayangkara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)