Tangkapan layar aksi penganiayaan tim pemenangan Pilkada di Kabupaten Sampang. Metro TV
Kutuk Insiden Carok, Kiai Nasih Minta Proses Hukum Dilakukan Cepat
Deny Irwanto • 19 November 2024 23:27
Jakarta: Insiden tragis carok yang terjadi di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Madura, yang menelan korban menuai kecaman keras dari berbagai pihak.
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Syaikhona Kholil, Bangkalan, KH Nasih Aschal alias Kiai Nasih, menyampaikan rasa keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan mengimbau agar situasi di Madura tetap kondusif menjelang Pilkada 2024.
"Kita sayangkan kejadian carok ini yang telah memakan korban, tentu kita berbela sungkawa sekaligus mengutuk keras aksi ini dan kita mendorong agar proses hukum bisa dilakukan secepat mungkin," kata Kiai Nasih, Selasa, 19 November 2024.
| Baca: Kapolri Ingatkan Insiden Carok di Sampang Jangan Sampai Terulang
|
Kiai Nasih mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama tokoh agama, kai, dan alim ulama, untuk bersama-sama menjaga keharmonisan dan keamanan di Madura. Ia mengingatkan bahwa tindakan kekerasan seperti carok bukan hanya bertentangan dengan hukum negara, tetapi juga bertentangan dengan ajaran agama yang mengajarkan perdamaian.
"Maka kembalikan madura kepada apa yang sudah ditanamkan oleh para pendahulu kita. Bhuppa’ Bhâbhu’ Ghuru Rato. Itu mengandung arti yang sangat dalam. Di mana Madura dikenal menjadi suku yang baik, maka pertahankan kebaikan ini," ujarnya.