Harga emas dunia. Foto: Unsplash.
Penguatan Harga Emas Dunia Berlanjut
Husen Miftahudin • 29 November 2023 08:51
Chicago: Harga emas kembali mengalami kenaikan pada perdagangan pagi ini dan mencapai level tertinggi lebih dari enam bulan terakhir. Hal ini didorong oleh melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan ekspektasi Federal Reserve telah selesai menaikkan suku bunga.
Mengutip Investing.com, Rabu, 29 November 2023, prospek jangka pendek untuk emas tetap bullish, dengan indeks dolar dalam tren turun karena harapan the Fed tidak akan lagi menaikkan suku bunga dan bahkan mungkin akan memangkasnya pada musim semi, ungkap Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.
"Namun, jika angka-angka PDB (AS) dan indikator inflasi lebih kuat dari yang diperkirakan, hal ini akan mengurangi antusiasme para trader terhadap emas batangan," tambah Wyckoff.
Adapun, emas spot naik terus sebesar 0,18 persen di USD2.044,89 per ons pada pukul 07.02 WIB setelah ditutup melonjak 1,53 persen pada sesi Selasa kemarin.
Sementara emas berjangka untuk penyerahan Desember 2023 lanjut naik 0,2 persen ke USD2.045,70 per ons usai berakhir melesat 1,62 persen di hari sebelumnya.
Baca juga: Dolar AS Sentuh Level Terendah
Fed nyaman tahan suku bunga
Para pengambil kebijakan Fed terlihat semakin nyaman menutup tahun ini dengan mempertahankan suku bunga dan menunggu sebelum memangkasnya. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memiliki emas tanpa bunga.
Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan dirinya semakin yakin kebijakan yang dilakukan berada di tempat yang tepat. Kondisi ini membuat emas menjadi lebih murah bagi pembeli di luar negeri, namun indeks dolar AS menyentuh level terendah sejak pertengahan Agustus.
Investor akan memantau data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Kamis waktu setempat, indikator inflasi yang lebih disukai oleh the Fed. Fokus juga tertuju pada revisi angka PDB kuartal ketiga AS yang dijadwalkan pada Rabu.
Di sisi lain, harga perak juga mengalami kenaikan sebanyak 1,4 persen menjadi USD24,97 per ons, platinum naik 2,3 persen ke USD939,80 di sesi Selasa, sedangkan paladium turun 1,4 persen di USD1.055,59 per ons.