KMP Batu Mandi terbakar. (Istimewa)
Usut KMP Batumandi, Polda Banten Periksa Sejumlah Saksi
Lukman Diah Sari • 22 October 2026 13:10
Tangerang: Kepolisian Daerah (Polda) Banten terus melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran hingga terbaliknya Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di perairan Pelabuhan Merak, Cilegon.
"Polda Banten telah meminta keterangan dari sejumlah penumpang kapal serta para sopir yang berada di KMP Batu Mandi guna kepentingan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea melalui keterangan tertulis di Tangerang, Kamis, 22 Oktober 2026, melansir Antara.
Kendati demikian, Maruli menyebut tim penyidik sejauh ini belum dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penundaan tersebut dikarenakan suhu lambung kapal dan partikel di dalamnya masih terlampau panas. Apabila dipaksakan, olah TKP berpotensi besar membahayakan keselamatan petugas di lapangan.
"Guna mengantisipasi dampak insiden ini terhadap lalu lintas laut, Polda Banten bergerak cepat berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Merak untuk memitigasi potensi gangguan pada alur pelayaran di sekitar Pelabuhan Merak," jelas dia.
.jpg)
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea memberikan keterangan resmi terkait penanganan perkara di Banten. (ANTARA/HO-Polda Banten)
Sebagai informasi, insiden kebakaran yang melanda KMP Batumandi terjadi pada Selasa, 20 Oktober 2026 lalu. Pascapemadaman, sebanyak 240 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Seluruh penumpang yang diselamatkan telah difasilitasi oleh pihak ASDP untuk melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan masing-masing.
Berdasarkan data manifes resmi, kapal feri rute Bakauheni–Merak tersebut mengangkut total 89 unit kendaraan dan 420 penumpang.
"Dari total 420 penumpang tersebut, sebanyak 393 orang berada di dalam kendaraan dan 27 orang lainnya merupakan penumpang pejalan kaki," ucap Maruli.