Emas Berpeluang Rebound, Simak Prediksi Harganya Hari Ini

Ilustrasi. Foto: Unplash

Emas Berpeluang Rebound, Simak Prediksi Harganya Hari Ini

Eko Nordiansyah • 14 September 2026 11:23

Jakarta: Harga emas dunia atau XAUUSD berpeluang mengalami rebound pada perdagangan Senin, 14 September 2026, setelah mampu bertahan di area support kuat. Berdasarkan analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, harga emas pada time frame H4 tertahan di kisaran USD4.302 hingga USD4.325. 

"Area tersebut kemudian membentuk swing low baru yang membuka peluang bagi XAUUSD untuk bergerak menuju resistance terdekat di level USD4.388 hingga USD4.421," ujar dia dalam keterangan tertulis.

Bertahannya harga di area USD4.302-USD4.325 menunjukkan adanya perlawanan terhadap tekanan jual yang sebelumnya menekan pergerakan emas. Terbentuknya swing low baru juga menjadi indikasi buyer mulai kembali mengambil posisi di sekitar area support. Kondisi ini dapat memberikan ruang bagi harga emas untuk melakukan pemulihan dalam jangka pendek.

Pada grafik H4, pergerakan XAUUSD juga membentuk pola Falling Wedge Pattern. Formasi tersebut ditandai dengan pergerakan harga yang cenderung menurun dalam struktur yang semakin menyempit. Dalam analisis teknikal, pola Falling Wedge dapat memberikan peluang pembalikan arah ketika harga berhasil menembus batas atas pola dengan momentum yang cukup kuat.

Dengan terbentuknya pola tersebut, area resistance USD4.388-USD4.421 menjadi target yang perlu diperhatikan. Level USD4.388 merupakan resistance terdekat yang berpotensi diuji apabila momentum kenaikan mulai terbentuk. Jika berhasil dilewati, XAUUSD berpeluang melanjutkan penguatan menuju area USD4.421.

Sebaliknya, apabila harga emas kembali mendapatkan tekanan dan turun menembus support USD4.302-USD4.325, skenario rebound dapat kehilangan momentumnya. Penembusan support tersebut akan menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih kuat dan berpotensi membuka ruang bagi harga untuk bergerak lebih rendah. 

"Karena itu, respons XAUUSD di sekitar zona support menjadi salah satu penentu arah perdagangan hari ini," ungkap dia.


(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Tekanan terhadap harga emas

Dari sisi fundamental, harga emas masih menghadapi tekanan setelah data inflasi Amerika Serikat yang lebih tinggi memperkuat ekspektasi pasar terhadap suku bunga Federal Reserve. Inflasi yang masih tinggi dapat membuat The Fed lebih berhati-hati dalam melakukan pelonggaran kebijakan moneter. Kondisi tersebut berpotensi mendukung dolar AS dan meningkatkan Treasury yield.

Kenaikan yield menjadi salah satu tantangan bagi harga emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi. Ketika yield Treasury meningkat, opportunity cost untuk memegang emas ikut bertambah, sehingga daya tarik XAUUSD dapat berkurang. Oleh karena itu, pergerakan yield akan menjadi salah satu indikator penting yang perlu dicermati pada perdagangan hari ini.

Dolar AS juga memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan emas. Penguatan USD biasanya memberikan tekanan terhadap harga emas karena membuat logam mulia menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar. Sebaliknya, pelemahan dolar dapat memberikan ruang bagi XAUUSD untuk bergerak lebih tinggi.

Di tengah tekanan tersebut, risiko geopolitik masih menjadi faktor yang dapat memberikan dukungan terhadap emas. Eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Investor biasanya meningkatkan perhatian terhadap emas ketika ketidakpastian geopolitik meningkat, sehingga sentimen tersebut dapat membantu membatasi tekanan penurunan.

Dampak kenaikan harga minyak dunia

Kenaikan harga minyak hingga di atas USD100 per barel juga memberikan pengaruh ganda terhadap pasar emas. Di satu sisi, harga minyak yang tinggi mencerminkan meningkatnya risiko geopolitik dan dapat memperkuat permintaan safe haven. Namun di sisi lain, lonjakan harga energi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi, sehingga memperkuat ekspektasi suku bunga The Fed akan bertahan tinggi lebih lama.

Situasi tersebut membuat harga emas berada di tengah tarik-menarik antara faktor teknikal dan fundamental. Dari sisi teknikal, support USD4.302-USD4.325 berhasil menahan penurunan dan membentuk swing low, sementara pola Falling Wedge memberikan peluang terjadinya pemulihan. Namun, dari sisi fundamental, arah USD dan Treasury yield masih dapat membatasi ruang kenaikan.

Menurut analisis Dupoin Futures, pelaku pasar perlu memperhatikan kemampuan XAUUSD mempertahankan support USD4.302-USD4.325 sekaligus menguji resistance USD4.388-USD4.421. Selama support tetap bertahan, peluang rebound masih terbuka. Penembusan resistance USD4.388 juga dapat menjadi konfirmasi tambahan bagi momentum bullish menuju USD4.421.

Untuk perdagangan hari ini, pergerakan dolar AS dan Treasury yield akan menjadi katalis penting selain perkembangan konflik geopolitik dan harga minyak. Yield yang lebih tinggi berpotensi menahan kenaikan emas, sedangkan pelemahan dolar dan meningkatnya permintaan safe haven dapat memberikan dukungan bagi XAUUSD.

Dengan demikian, prediksi harga emas hari ini masih membuka peluang penguatan dalam jangka pendek. XAUUSD berpotensi bergerak dari area support USD4.302-USD4.325 menuju resistance USD4.388-USD4.421, selama tekanan jual tidak kembali membawa harga menembus zona support tersebut. 

"Pola Falling Wedge menjadi sinyal teknikal yang mendukung skenario rebound, sementara arah kebijakan The Fed, USD, Treasury yield, dan perkembangan geopolitik akan menjadi faktor penentu pergerakan emas selanjutnya," kata dia.

(Eko Nordiansyah)