Polda Metro Ungkap Peredaran Etomidate Sistem Tempel di Jakarta Barat

Ilustrasi narkotika jenis etomidate. Foto: Antara.

Polda Metro Ungkap Peredaran Etomidate Sistem Tempel di Jakarta Barat

Gabriella Thesa Widiari • 23 September 2026 01:17

Jakarta: Polda Metro Jaya membongkar modus peredaran narkotika jenis etomidate dengan metode sistem tempel di Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka  IH beserta barang bukti ratusan etomidate yang disimpan di dalam tas jinjing merah.

"Kami berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial IH terkait tindak pidana narkotika golongan II jenis etomidate sebanyak 261 pieces di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat," kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ardyan Yudo Setyantono, dilansir dari Antara, Selasa, 22 September 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut tanpa melakukan tatap muka. Ia mengambil pesanan di lokasi yang telah disepakati dengan pengedar.

“Yakni mengambil narkotika di lokasi rahasia yang telah ditentukan oleh jaringan pengedar tanpa adanya tatap muka langsung,” ujar Ardyan.

Pengungkapan kasus ini bermula dari aduan masyarakat mengenai maraknya peredaran narkotika di wilayah tersebut. Tim penyidik kemudian bergerak cepat melakukan pengintaian hingga menangkap tersangka pada Jumat, 18 September 2026.

“Saat dilakukan penggeledahan di tempat, petugas menemukan goodie bag merah yang berisi empat kantong etomidate dengan total 261 pieces,” tutur Ardyan.

Saat ini tersangka IH beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Penyidik terus melakukan pemeriksaan intensif untuk membongkar jaringan pemasok utama di balik transaksi modus tempel tersebut.


Ilustrasi. Dok. Medcom

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menekankan pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.

"Sekecil apapun informasi dari masyarakat, sangat berguna bagi kepolisian, dimulai dari lingkungan terdekat dan sekitar untuk kita sama-sama peduli," ungkap Budi.

(Gabriella Thesa Widiari)