Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menertibkan kondisi jalan yang licin di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2026). ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur
Jaktim Perketat Pengawasan Jalan Licin Kramat Jati Usai Insiden Kecelakaan
Siti Yona Hukmana • 21 August 2026 11:25
Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Timur memperketat pengawasan kondisi jalan yang licin di kawasan Pasar Kramat Jati. Hal ini tindak lanjut dari keluhan masyarakat, terutama setelah terjadinya kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar, Hammamshidqi Hammamut, 18, pada Senin, 17 Agustus 2026.
"Penjagaan sementara tetap harus dijalankan lewat Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sudin Lingkungan Hidup (LH), kecamatan dan kelurahan," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 20 Agustus 2026.
Munjirin menyebut pihaknya sudah melakukan Rapat Koordinasi Relokasi Pasar Ikan Depan Pasar Kramat Jati di Kantor Walikota, pada Kamis, 20 Agustus 2026. Langkah ini juga diambil atas arahan langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menciptakan lingkungan kota yang aman, bersih, dan tertata secara berkelanjutan, sekaligus memastikan aktivitas perekonomian warga tetap berjalan baik.
"Ini dilakukan untuk mengatasi potensi bahaya bagi para pengguna jalan dan mencegah kecelakaan. Tapi, kita tegaskan semua harus sesuai aturan," ucap Munjirin.
Di sisi lain, Munjirin mengaku pasca insiden tersebut, Pemkot Jaktim terus menjalankan pengawasan di sepanjang Jalan Kramat Jati. Lebih lanjut, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberlanjutan usaha para pedagang, Pemkot Jakarta Timur tengah memetakan dan mempersiapkan opsi agar para pedagang tetap berdagang sesuai peraturan.
Pembahasan terus dilakukan bersama seluruh pihak termasuk perangkat kecamatan, kelurahan, RT dan RW. Pembahasan juga melibatkan Perumda Pasar Jaya sebagai pengelola Pasar Kramat Jati, Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM), Suku Dinas Bina Marga, serta pihak terkait lainnya.
.jpeg)
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Medcom.id.
Munjirin berharap koordinasi lintas sektor ini dapat menghasilkan penataan kawasan yang tidak menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi keselamatan pengguna jalan, kebersihan lingkungan, kelancaran lalu lintas, maupun keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebelumnya, seorang pelajar meninggal dunia akibat terlindas truk di Jalan Raya Bogor, kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim). Diduga insiden terjadi saat berangkat sekolah.
Hammamshidqi meninggal setelah sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 3122 SDL yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan dump truck Dinas Kebersihan bernomor polisi B 9728 TOQ. Korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri Jakarta Timur.