Pemukim ilegal Israel membakar rumah warga Palestina di Tepi Barat. (Anadolu Agency)
Pemukim Ilegal Israel Bakar Rumah Warga Palestina dan Serang Lansia di Tepi Barat
Dimas Chairullah • 19 April 2026 15:07
Ramallah: Para pemukim ilegal Israel dilaporkan telah membakar sebuah rumah warga Palestina dan menyerang seorang wanita lanjut usia (lansia) secara brutal di Tepi Barat pada Sabtu waktu setempat.
Dalam insiden pertama, sekelompok pemukim Israel menyerbu kota Turmus Ayya di timur laut Ramallah. Mereka dengan sengaja membakar sebuah rumah dan satu unit kendaraan milik warga Palestina.
Aksi tersebut baru berhenti setelah penduduk setempat turun tangan melawan dan memaksa mereka mundur. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden pembakaran tersebut.
Namun, di lokasi terpisah yang terletak di kawasan Wadi Khneis, Hebron timur, nasib nahas menimpa seorang wanita lansia Palestina. Ia diserang hingga babak belur oleh para pemukim Israel saat sedang menggarap lahan pertanian miliknya.
Kekerasan Pemukim Israel
Bulan Sabit Merah Palestina langsung mengevakuasi korban ke pusat medis terdekat untuk mendapatkan perawatan, sebagaimana dilaporkan kantor berita Wafa dan dikutip dari Anadolu, Minggu, 19 April 2026. Ironisnya, tak lama setelah serangan tersebut, pasukan Israel justru menahan tiga orang putra dari wanita lansia itu.Rentetan represi tak berhenti di sana. Pasukan Israel juga menahan seorang pemuda Palestina dari desa Beit Dajan, Nablus timur, setelah memukulinya dengan kejam.
Selain itu, militer Israel juga menggerebek wilayah Nablus timur dan kembali menangkap warga bernama Yazan Jabr. Padahal, Jabr baru saja menghirup udara bebas selama dua hari setelah sebelumnya mendekam di penjara Israel selama enam bulan. Pasukan Israel dilaporkan menembakkan granat kejut dan gas air mata saat proses penangkapan tersebut.
Kekerasan yang dilakukan oleh pemukim maupun militer Israel di Tepi Barat tercatat melonjak tajam sejak Oktober 2023. Hingga kini, rentetan agresi tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.148 warga Palestina, melukai 11.750 orang, dan berujung pada penangkapan hampir 22.000 jiwa.
Baca juga: Pemukim Ilegal Israel Bakar Rumah dan Kendaraan Warga Palestina di Tepi Barat