Tampak depan gedung Mapolresta Bandung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (18/8/2026). ANTARA/Ilham Nugraha.
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka
Whisnu Mardiansyah • 18 August 2026 16:04
Bandung: Polresta Bandung menangkap terduga pelaku pemukulan terhadap Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat dan Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna. Insiden tersebut terjadi saat keduanya berupaya melerai keributan dalam kegiatan karnaval di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan polisi langsung melakukan penyelidikan setelah insiden tersebut terjadi. Hasil penyelidikan mengarah pada penangkapan sejumlah orang yang diduga terlibat.
“Benar, telah terjadi insiden pemukulan terhadap Kapolsek Cicalengka dan Danramil Cicalengka saat keduanya berupaya mengamankan keributan dalam kegiatan karnaval. Terduga pelaku berhasil diringkus,” ujar Aldi seperti dilansir Antara, Selasa, 18 Agustus 2026.
Aldi menjelaskan insiden bermula ketika rombongan Karnaval Desa Tenjolaya melintas di sekitar podium Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cicalengka untuk mengikuti proses penilaian.
Situasi kemudian memanas setelah terjadi keributan di antara peserta karnaval. Melihat kondisi tersebut, Kapolsek Cicalengka dan Danramil Cicalengka turun dari podium untuk meredakan keributan.
Namun, ketika berupaya mengendalikan situasi, keduanya justru diduga menjadi sasaran pemukulan. Seorang anggota organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila yang turut membantu mengamankan keributan juga mengalami tindakan serupa.
Akibat insiden tersebut, Kapolsek Cicalengka dan anggota organisasi kemasyarakatan itu mengalami luka pada bagian wajah.
Polresta Bandung kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Dari hasil penelusuran awal, polisi mengidentifikasi empat orang yang diduga terlibat, yakni RF, IA, YP, dan F. Penyidik juga masih mendalami identitas seorang terduga pelaku lain yang saat kejadian mengenakan seragam Karang Taruna.

Ilustrasi aksi pengeroyokan. Dokumentasi/ Antara.
Aldi mengatakan proses hukum terhadap perkara tersebut masih berjalan. Penyidik terus mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan peran setiap pihak yang diduga terlibat.
“Kami akan menindaklanjuti kejadian ini secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku perkara ini,” ujarnya.
Polresta Bandung juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk mendapatkan keterangan mengenai kronologi kejadian secara menyeluruh. Pendalaman tersebut dilakukan untuk mengungkap rangkaian insiden sekaligus memastikan peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.