Nenek di Bangkalan Dikeroyok Gegara Buang Air Cucian Beras

Seorang nenek di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dikeroyok gara-gara membuang air bekas cucian beras. (Metro TV/ Herwanto)

Nenek di Bangkalan Dikeroyok Gegara Buang Air Cucian Beras

Silvana Febiari • 3 February 2026 11:19

Bangkalan: Seorang nenek di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dikeroyok gara-gara membuang air bekas cucian beras. Peristiwa itu terjadi di Dusun Pakaan, Desa Cangkarman, Kecamatan Konang.

"TKP berada di halaman dan teras rumah korban di Dusun Pakaan Desa Cangkarman, Kecamatan Konang atau depan rumah korban," kata Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi, di Bangkalan, dikutip Selasa, 3 Februari 2026. 

Korban yang tidak terima langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Menindaklanjuti laporan itu, polisi melakukan pengembangan serta memeriksa saksi-saksi dan korban hingga menetapkan tiga orang sebagai tersangka.
 


"Korban inisial NH (60) perempuan. Kami dari Satreskrim Polres Bangkalan melakukan gelar perkara dan kesimpulan dari gelar perkara, kami menyatakan tiga orang sebagai tersangka," ujar Hafid. 

Tiga tersangka berinisial JK, MT, dan ST langsung diamankan polisi. Saat ini, ketiganya dibawa ke Mapolres Bangkalan untuk dilakukan interogasi lebih lanjut terkait peran mereka dalam aksi pengeroyokan tersebut.


Seorang nenek di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dikeroyok gara-gara membuang air bekas cucian beras. (Metro TV/ Herwanto)


Hafid mengungkap ketiga tersangka dijerat pasal yang berbeda. Tersangka berinisial JK dan MT terancam hukuman lima tahun penjara karena pasal pengeroyokan, sementara ST yang melakukan penganiayaan terancam hukuman dua tahun enam bulan penjara.

"Dua orang tersangka inisial JK (28) laki-laki, MT (27) laki-laki, kami kenakan pasal 262 KUHP atau pasal pengeroyokan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Kemudian satu orang tersangka lainnya inisial ST (25), kami kenakan sangkaan pasal 466 KUHP atau penganiayaan dengan ancaman hukuman dua tahun enam bulan," jelas Hafid. (?Herwanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)