Asap dari serangan Israel di Lebanon. (Anadolu Agency)
Israel Tegaskan Komitmen pada Kesepakatan Lebanon meski Terus Lanjutkan Serangan
Muhammad Reyhansyah • 29 June 2026 14:54
Tel Aviv: Kepala Staf Militer Israel Eyal Zamir menegaskan negaranya tetap berkomitmen menjalankan kesepakatan keamanan dengan Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat (AS), meski serangan militer Israel di wilayah Lebanon selatan masih terus berlangsung.
Dalam pernyataannya pada Minggu, 28 Juni 2026, Zamir menyebut kesepakatan tersebut sebagai langkah bersejarah dan mengatakan militer Israel akan berupaya memastikan implementasinya.
"Ujian sesungguhnya sekarang adalah bagaimana kedua pihak bertindak di lapangan, dan periode mendatang akan menentukan arah fase berikutnya," ujar Zamir, dikutip dari Press TV.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan operasi militer Israel dalam beberapa bulan terakhir menjadi landasan tercapainya kesepakatan tersebut.
Pernyataan Zamir disampaikan pada hari yang sama ketika militer Israel kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah di Lebanon selatan, hanya dua hari setelah kesepakatan keamanan ditandatangani.
Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan serangkaian serangan terjadi pada Minggu. Sehari sebelumnya, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan satu orang tewas akibat serangan Israel, yang menjadi korban jiwa pertama sejak kesepakatan diberlakukan pada Jumat.
Berdasarkan kesepakatan yang dimediasi AS, Angkatan Bersenjata Lebanon akan secara bertahap mengambil alih kendali keamanan di seluruh wilayah negara tersebut setelah proses pelucutan senjata kelompok bersenjata non-negara dapat diverifikasi.
Hizbullah Tolak Kesepakatan
Kelompok Hizbullah menolak kesepakatan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk pengorbanan terhadap kedaulatan Lebanon.Anggota senior parlemen Hizbullah, Hassan Fadlallah, mengatakan perjanjian itu tidak akan pernah diterapkan dan justru berpotensi memicu konflik internal di Lebanon.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyebut kesepakatan yang dimediasi AS sebagai "konsesi sepihak" kepada Israel dan menyerukan agar nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan AS, yang salah satu poinnya mengakhiri permusuhan di seluruh front termasuk Lebanon, dijalankan sepenuhnya.
Meski kesepakatan keamanan telah diberlakukan, perkembangan di lapangan menunjukkan ketegangan antara Israel dan Hizbullah masih terus berlanjut.
Baca juga: Israel Hancurkan Terowongan Bawah Tanah Hizbullah di Lebanon Selatan