Pramono Targetkan Pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas Rampung Agustus 2028

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Damar.

Pramono Targetkan Pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas Rampung Agustus 2028

Nattasya Amani Vrazeti • 18 September 2026 00:43

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai hingga Dukuh Atas dapat mulai dikerjakan paling lambat pada Januari 2027. Sehingga, pekerjaan tersebut diharapkan selesai pada Agustus 2028.

Hal tersebut disampaikan Pramono usai meresmikan Gedung Baru PMI Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Pusat, Kamis, 17 September 2026. 

“Untuk pembangunan dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas, saya sudah meminta karena dananya sudah ada, paling lama Januari untuk dimulai supaya tahun 2028 bulan Agustus sudah bisa selesai sampai dengan Dukuh Atas,” ujar Pramono. 

Pramono mengungkapkan ketersediaan anggaran untuk proyek tersebut sudah ada. Ia menyebut pihaknya juga tengah memfokuskan pembenahan kawasan Stasiun Manggarai agar berfungsi secara optimal sebagai hub transportasi baru yang melayani sekitar 1,2 juta hingga 1,3 juta orang setiap harinya.

“Manggarai itu nanti akan menjadi hub baru, karena kurang lebih setiap hari sekitar 1.200.000 sampai dengan 1.300.000 orang yang akan berhenti di sana,” jelas Pramono. 

Adapun, ia menilai pengguna KRL di kawasan Manggarai masih menjadi yang terbanyak, kemudian disusul oleh pengguna LRT dan TransJakarta. 

Selain pengembangan infrastruktur di Manggarai, Pemprov DKI Jakarta memastikan integrasi antarmoda transportasi umum di seluruh titik. 

Ilustrasi proyek LRT DKI Jakarta. Foto: Antara. 

Pramono telah menginstruksikan agar layanan TransJakarta maupun pengumpan seperti Mikrotrans dan JakLingko dapat masuk ke seluruh titik jalur LRT. 

“Untuk Mikrotrans, jadi gini. Semua jalur untuk LRT, ada 11 titik, saya sudah memerintahkan untuk TransJakarta masuk di semua itu. Kalau memang TransJakarta tidak bisa digunakan, maka Mikrotrans, apakah itu Jaklingko dan sebagainya. Dengan demikian sudah dilakukan,” jelas Pramono.

(Anggi Tondi)