Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta hingga Bengkulu

Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Provinsi Lampung, sampai ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terlihat abu tebal menutup kendaraan di Desa Nagrak. Foto: ANTARA/Ahmad Fikri.

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta hingga Bengkulu

Metro TV • 6 September 2026 11:14

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026, pukul 05.00 WIB. Fenomena alam itu telah meluas dan mencapai wilayah DKI Jakarta hingga Bengkulu dengan dua arah pergerakan pada ketinggian berbeda.

“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sebaran abu vulkanik yang berpotensi memengaruhi sejumlah wilayah,” tulis akun resmi BPBD DKI Jakarta @bpbddkijakarta, Minggu, 6 September 2026.
 


Berdasarkan data pemantauan, sebaran abu vulkanik pada ketinggian hingga 20.000 kaki mengarah ke timur laut-selatan yang mencakup sebagian wilayah Jakarta, Banten, serta Jawa Barat.

Sementara itu, pada ketinggian hingga 50.000 kaki, sebaran abu terdeteksi bergerak ke arah barat daya hingga barat laut yang meliputi sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, serta perairan sekitarnya.


Sumber BPBD DKI Jakarta @bpbddkijakarta.

Fenomena ini berpotensi memengaruhi kualitas udara, mengganggu jarak pandang, hingga berdampak pada aktivitas warga di zona terdampak. Oleh karena itu, masyarakat imbau melakukan tindakan preventif seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memakai kacamata pelindung, serta menutup rapat pintu dan jendela rumah.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)