Iran Bantah Klaim AS bahwa Mojtaba Khamenei Terluka dan Cacat

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Anadolu Agency)

Iran Bantah Klaim AS bahwa Mojtaba Khamenei Terluka dan Cacat

Willy Haryono • 15 March 2026 10:53

Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membantah klaim Amerika Serikat yang menyebut pemimpin tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, terluka parah dan kemungkinan mengalami cacat.

Dalam wawancara dengan MS Now yang dikutip AsiaOne, Minggu, 15 Maret 2026, Araghchi mengatakan tidak ada masalah dengan kondisi pemimpin baru Iran tersebut.

Pernyataan itu muncul setelah Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan pada Jumat lalu bahwa Mojtaba Khamenei kemungkinan terluka dan mengalami cacat akibat serangan pada awal konflik.

Dalam konferensi pers di Pentagon, Hegseth mengatakan pihaknya meyakini pemimpin baru Iran tersebut mengalami luka serius. “Kami tahu pemimpin baru yang disebut-sebut itu terluka dan kemungkinan cacat,” kata Hegseth.

Ia juga menyinggung bahwa pernyataan terbaru Khamenei hanya disampaikan dalam bentuk tulisan tanpa rekaman suara atau video.

Menurut Hegseth, hal itu menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi sebenarnya dari pemimpin baru Iran tersebut.

Kamis lalu, Mojtaba Khamenei mengeluarkan pernyataan pertamanya sejak menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan pada awal perang.

Dalam pesan tersebut, ia mengatakan Iran akan terus melawan dan mempertahankan penutupan Selat Hormuz sebagai tekanan terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Namun, Khamenei tidak tampil secara langsung di publik. Pernyataannya dibacakan oleh seorang pembawa berita televisi pemerintah Iran.

Sejak serangan Israel pada awal konflik yang menewaskan sejumlah anggota keluarganya, termasuk ayah dan istrinya, belum ada gambar terbaru Mojtaba Khamenei yang dirilis ke publik.

Baca juga:  Menhan AS: Mojtaba Khamenei Terluka dan Kemungkinan Mengalami Cacat

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)