Wall Street Tebar Cuan Berlimpah

Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. Foto: Xinhua/Wang Ying.

Wall Street Tebar Cuan Berlimpah

Husen Miftahudin • 1 May 2026 08:47

New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena investor mempertimbangkan kinerja pendapatan perusahaan yang kuat dibandingkan dengan data pertumbuhan ekonomi domestik yang lebih lemah dari perkiraan.

Mengutip Xinhua, Jumat, 1 Mei 2026, indeks Dow Jones Industrial Average naik 790,33 poin, atau 1,62 persen, menjadi 49.652,14. Indeks S&P 500 bertambah 73,06 poin, atau 1,02 persen, menjadi 7.209,01. Indeks Nasdaq Composite meningkat sebesar 219,07 poin, atau 0,89 persen, menjadi 24.892,31.

Sebanyak sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir positif, dengan layanan komunikasi dan industri memimpin kenaikan masing-masing sebesar 3,98 persen dan 2,76 persen. Sementara itu, sektor teknologi justru mengalami penurunan sebesar 0,63 persen.

Dari segi data ekonomi, Departemen Perdagangan melaporkan produk domestik bruto AS pada kuartal pertama tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,0 persen (yoy). Meskipun ini merupakan peningkatan yang signifikan dari angka 0,5 persen pada kuartal sebelumnya, angka tersebut masih di bawah proyeksi pertumbuhan analis sebesar 2,2 persen (yoy).

Kenaikan harga bensin yang pesat mendorong indikator inflasi pilihan Federal Reserve ke angka 3,5 persen pada Maret, menandai tingkat tertinggi dalam hampir tiga tahun, menurut data ekonomi baru yang dirilis pada Kamis.
 

Baca juga: Wall Street Bervariasi: Cuma Nasdaq yang Masih Raup Cuan


(Ilustrasi Wall Street. Foto: iStock)
 

Ditopang menterengnya laporan keuangan perusahaan raksasa


Terlepas dari kinerja makroekonomi yang kurang memuaskan, hasil perusahaan yang kuat mendorong momentum pasar yang signifikan. Saham produsen alat berat Caterpillar melonjak hampir 10 persen, secara signifikan meningkatkan Dow Jones, setelah perusahaan melaporkan angka kuartalan yang lebih baik dari perkiraan dan menaikkan prospek pendapatan tahunannya.

Perdagangan Kamis juga sangat dipengaruhi oleh serangkaian laporan pendapatan perusahaan-perusahaan raksasa. Setelah penutupan sesi sebelumnya, empat raksasa teknologi bernilai triliun dolar seperti Alphabet, Amazon, Meta Platforms, dan Microsoft, merilis hasil kuartalan mereka, yang memicu reaksi yang berbeda-beda dalam sesi perdagangan.

Alphabet melonjak hampir 10 persen, sementara Meta dan Microsoft masing-masing turun 8,55 persen dan 3,93 persen. Amazon berhasil naik sedikit setelah sebagian besar hari berada di wilayah negatif. Sementara itu, produsen chip kecerdasan buatan Nvidia turun 4,63 persen.

Perusahaan teknologi lain yang mengalami pergerakan signifikan termasuk produsen semikonduktor Qualcomm, yang sahamnya melonjak 15,12 persen dan memimpin indeks S&P 500 dan Nasdaq. Kenaikan besar ini terjadi sehari setelah perusahaan melaporkan hasil keuangan yang kuat dan mengumumkan akan menyediakan silikon khusus untuk perusahaan hyperscaler terkemuka.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)