Arahan Prabowo Soal Reformasi APH, KPK: Kami Evaluasi Secara Kontinu

Komisi Pemberantasan Korupsi. Dok. Medcom.id

Arahan Prabowo Soal Reformasi APH, KPK: Kami Evaluasi Secara Kontinu

Gabriella Thesa Widiari • 7 May 2026 12:02

Jakarta: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo mengatakan, lembaganya telah melakukan evaluasi kinerja secara berkesinambungan. Hal ini merespons arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mereformasi aparat penegak hukum (APH), selain Polri. 

"Kami secara kontinu melakukan evaluasi terhadap kinerja kami ya. Kami lakukan evaluasi secara berjenjang," ujar Budi, dilansir dari Antara, Kamis, 7 Mei 2026.
 

Evaluasi berjenjang, menurut Budi, dimulai dari tingkat biro atau direktorat yang kemudian dievaluasi oleh sekretaris jenderal atau deputi KPK. Secara kelembagaan, KPK juga dievaluasi oleh dewan pengawas.
 
“Kemudian nanti juga dievaluasi oleh pimpinan, termasuk secara kelembagaan KPK juga dievaluasi oleh dewan pengawas,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menyampaikan arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait reformasi terhadap APH. Hal itu disampaikan usai pihaknya menyerahkan rekomendasi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona Hukmana.


"Bapak Presiden tadi juga memberi arahan bahwa yang perlu kita reformasi bukan cuma polisi, apalagi kita sudah 25 sampai 27 tahun reformasi, terutama lembaga-lembaga penegak hukum ini juga memerlukan evaluasi, sampai kekuasaan kehakiman juga perlu ada reformasi," kata Jimly. 

Menurut dia, pembenahan yang dimaksud tidak terbatas pada aspek peningkatan kesejahteraan seperti kenaikan gaji, tetapi juga reformasi secara terpadu dan menyeluruh. Langkah reformasi tersebut dimulai dari institusi Polri sebelum diperluas ke lembaga lainnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gabriella Thesa Widiari)