Kunjungi Kyiv, PM Inggris Andy Burnham Tegaskan Dukungan untuk Ukraina

PM Inggris Andy Burnham. (Anadolu Agency)

Kunjungi Kyiv, PM Inggris Andy Burnham Tegaskan Dukungan untuk Ukraina

Willy Haryono • 24 August 2026 17:52

Kyiv: Andy Burnham mengunjungi Ukraina pada Senin, 24 Agustus 2026, dalam kunjungan luar negeri pertamanya sejak menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris.

Dikutip dari Anadolu Agency, Burnham berada di Kyiv bertepatan dengan peringatan 35 tahun kemerdekaan Ukraina. Ia dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda peringatan serta memimpin bersama pertemuan pertamanya dalam Coalition of the Willing, kelompok negara yang berupaya memperkuat dukungan bagi Ukraina.

Dalam kunjungan tersebut, Burnham juga disebut akan menyerahkan rancangan yang memungkinkan Ukraina memproduksi sendiri rudal jarak jauh. Langkah itu dilakukan ketika Kyiv meningkatkan serangan jarak jauh terhadap sejumlah sasaran di Rusia, termasuk wilayah Moskow.

Kunjungan Burnham berlangsung setelah Rusia memperingatkan akan adanya "konsekuensi" atas penggunaan drone buatan Inggris oleh Ukraina.

Burnham menegaskan dukungan Inggris terhadap Ukraina tidak akan berubah. "Inggris berada di belakang Anda hari ini dan selama diperlukan," tegas Burnham.

"Saya bangga dengan kontribusi yang telah diberikan negara kami kepada Ukraina dan saya ingin rakyat Ukraina mendengar langsung dari saya bahwa dukungan kami tidak akan goyah. Bagaimanapun, keamanan Ukraina adalah keamanan kami," lanjutnya.

Ia juga mengatakan hubungan Inggris dan Ukraina akan berlanjut setelah perang berakhir, termasuk dalam proses rekonstruksi Ukraina.

"Persahabatan antara kedua negara kita akan bertahan jauh lebih lama daripada perang ilegal Rusia," ujarnya.

"Baik dalam perjuangan maupun pembangunan kembali yang akan datang, kami akan berdiri bersama Ukraina dan menciptakan peluang bagi masyarakat di kedua negara."

Komitmen Inggris

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Ukraina meningkatkan serangan jarak jauh terhadap wilayah Rusia.

Ukraina sebelumnya menargetkan sejumlah fasilitas di Rusia, termasuk kilang minyak serta gudang milik Wildberries, perusahaan ritel daring terbesar di negara tersebut.

Dalam pertemuan Coalition of the Willing, Burnham diperkirakan akan menegaskan kepada para mitra internasional bahwa dukungan Inggris terhadap Ukraina akan tetap kuat di bawah pemerintahannya.

Ia juga memperingatkan Rusia agar tidak meremehkan komitmen Inggris terhadap Ukraina.

"Rusia tidak boleh meragukan tekad kami. Kami tidak akan mundur sampai tercapai perdamaian yang adil dan langgeng," katanya.

Baca juga:  Zelensky Sebut Rusia Siap Mobilisasi 300 Ribu Pasukan Baru untuk Perang Ukraina

(Willy Haryono)