Ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com/Husen.
Kapan BHR Ojol 2026 Cair? Simak Jadwal, Besaran, dan Kriteria Penerimanya
Husen Miftahudin • 6 March 2026 10:30
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi mengumumkan kebijakan mengenai Bonus Hari Raya (BHR) untuk pengemudi ojek daring/online (ojol).
Melalui Surat Edaran (SE), Menteri Ketenagakerjaan No. M/4/HK.04.00/III/2026 pemerintah memastikan sebanyak 850 ribu mitra akan mendapatkan BHR tahun ini.
Lantas, kapan BHR ojol cair dan berapa besarannya? Berikut penjelasannya:
Melalui Surat Edaran (SE), Menteri Ketenagakerjaan No. M/4/HK.04.00/III/2026 pemerintah memastikan sebanyak 850 ribu mitra akan mendapatkan BHR tahun ini.
Lantas, kapan BHR ojol cair dan berapa besarannya? Berikut penjelasannya:
Jadwal pencairan
Mengacu SE yang diterbitkan Kemnaker, BHR keagamaan harus diberikan paling lambat tujuh hari sebelum perayaan Idulfitri 1447 H. Artinya, jika mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, Hari Raya Idulfitri 2026 diprediksi jatuh pada 21 Maret 2026.
Dengan demikian, kemungkinan besar BHR bagi pengemudi daring atau ojol akan dicairkan paling lambat satu minggu sebelum Idulfitri atau 14 Maret 2026.
| Baca juga: Mitra Ojol Girang Dapat Bonus Hari Raya |

(Ilustrasi mitra pengemudi ojek online. Foto: dok Istimewa)
Kriteria penerima
Meski menyasar pekerja sektor kemitraan, pemerintah menekankan tidak semua mitra aplikasi akan mendapat BHR. Dalam SE tersebut, BHR Keagamaan hanya diberikan kepada pengemudi dan kurir yang telah terdaftar secara resmi sebagai mitra aplikasi dalam jangka waktu 12 bulan terakhir.
Besaran BHR Ojol 2026
Berbeda dengan Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan tetap, BHR untuk mitra pengemudi dihitung berdasarkan rata-rata penghasilan. Adapun, BHR ojol akan diberikan dalam bentuk uang tunai paling sedikit 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.
Pemerintah memastikan total nilai bonus yang akan dikucurkan mencapai Rp220 miliar, melonjak dari tahun lalu sebesar Rp110 miliar. Lonjakan ini merupakan hasil komitmen dari perusahaan aplikator besar seperti GoTo dan Grab yang masing-masing mengalokasikan dana sekitar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar. (Surya Mahmuda)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com