Ilustrasi. Dok. FEB UMSU
Konten Kreator Dorong Standar Baru Kreativitas Digital
Achmad Zulfikar Fazli • 22 May 2026 23:30
Jakarta: Evolusi penyiaran digital di platform media sosial menuntut pembaruan teknologi secara konsisten, terutama pada format siaran langsung (live streaming) yang sangat marak digunakan masyarakat pop Indonesia.
Sejak akhir kuartal ketiga tahun lalu, sebuah standar baru dalam ekosistem penyiaran di platform TikTok mulai muncul dengan mengintegrasikan sistem Visual Effects (Visual FX) mutakhir dan konsep Video Jockey (VJ). Format inovatif ini secara drastis mengubah cara kreator menyajikan siaran yang sebelumnya hanya mengandalkan kamera ponsel cerdas menjadi sebuah produksi kelas studio.
Perubahan ini dapat terjadi melalui sistem routing perangkat keras dan perangkat lunak yang lumayan kompleks pada unit komputer. Inovasi teknologi siaran langsung tersebut secara konsisten dipelopori oleh kreator konten asal Yogyakarta, Aji Zamzami, atau Zam.
Mulai mengembangkan format ini sejak bulan Oktober 2024, Zam mengadopsi standar visual kelas atas ke dalam sesi live harian. Eksperimen teknis ini terbukti menarik perhatian publik secara signifikan.
Berdasarkan data metrik penyiaran, sistem ini mencatatkan lonjakan jumlah penonton serentak (peak viewers) hingga menembus angka 14.000 pengguna pada masa awal peluncurannya.
"Sistem ini bermula dari kebutuhan fundamental untuk mengedukasi pengguna agar dapat bergerak lebih kreatif dalam mengembangkan konten. Penggunaan Visual FX berfungsi untuk menyesuaikan nuansa penonton secara langsung," ujar Zam dalam keterangannya, Jumat, 22 Mei 2026.

Ilustrasi. Dok. Istimewa
Baca Juga:
Kreator Lokal Didorong Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Digital |
Dia menambahkan adopsi teknologi ini bukan sekadar pembaruan estetika, tapi instrumen untuk menekan tren siaran langsung yang tidak wajar.
"Kreativitas harus menjadi standar para kreator agar kita bisa mengurangi secara signifikan konten negatif, seperti perundungan, tantangan berbahaya, hingga tindakan menyakiti diri sendiri di platform digital,” ujar dia.
Selain memproduksi konten edukasi dan penyiaran di akun pribadinya yang kini mencatat lebih dari 209 ribu pengikut serta 265,5 ribu likes, sistem ini diimplementasikan oleh kreator lain dan entitas komersial.
Dia tercatat pernah bekerja sama dengan brand teknologi industri seperti Hollyland, Saramonic, dan Sony, serta membangun sistem penyiaran kolaboratif untuk figur seperti Ncang Smith, Vito Sinaga, dan Sambel Anggun.
Layanan instalasi sistem siaran dan audio visualnya juga telah sukses menjangkau pasar internasional yang eksklusif, mencakup deretan klien dari negara Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Montenegro, hingga Rumania.
Zam menargetkan inovasi ini dapat diakui secara resmi dalam ajang bergengsi tahunan TikTok Live Fest sebagai tolak ukur baru penyiaran global. Meskipun memproduksi konten visual yang rumit, dia secara efisien mengandalkan kecerdasan buatan untuk mendaur ulang rekaman live menjadi klip edukasi singkat.
Zam mendorong pemanfaatan teknologi secara maksimal demi mewujudkan ekosistem media sosial yang lebih sehat, edukatif, serta bernilai seni tinggi bagi publik.