Ilustrasi balap liar. Foto: Dok. Korlantas Polri.
Jalan Layang Antasari Ditutup Mulai 14 November, Dishub DKI Pasang 5 Portal
Nattasya Amani Vrazeti • 2 November 2026 17:39
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menutup akses Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari untuk mencegah aktivitas balap liar. Penutupan dilakukan mulai Sabtu, 14 November 2026 dan Minggu, 15 November 2026 pada pukul 00.00-04.00 WIB.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan penutupan JLNT Antasari merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar di kawasan tersebut.
“Langkah ini diharapkan dapat mencegah aktivitas balap liar, mendukung keselamatan, dan ketertiban lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Senin, 2 November 2026.
Budi mengatakan pemasangan portal akan dilakukan oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan bersama Polres Jakarta Selatan di lima titik akses JLNT Antasari. Kelima titik tersebut meliputi on ramp Masjid Al Itushom, off ramp Pasar Cipete, on ramp Blok M, off ramp depan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, serta on ramp depan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Ilustrasi Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari. Foto: Dok. Antara.
Budi menyebut penutupan perdana JLNT Antasari akan diawali dengan apel petugas pada Jumat malam, 13 November 2026, pukul 22.00 WIB di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
“Petugas akan melakukan pengamanan lalu lintas dan menutup akses masuk JLNT Antasari menggunakan portal serta barier atau traffic cone di depannya, sehingga arus lalu lintas mengalir keluar dari rute masuk JLNT Antasari,” kata Budi.
Sebelum penutupan diberlakukan, Dishub DKI Jakarta akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mulai 30 Oktober hingga 13 November 2026. Sosialisasi dilakukan melalui pemasangan spanduk di 10 titik serta publikasi melalui media sosial.
“Selama masa sosialisasi, sebelum akses JLNT Antasari ditutup, petugas dari unsur terkait tetap melakukan patroli mobile pada Jumat malam (Sabtu dini hari) dan Sabtu malam (Minggu dini hari),” imbuh Budi.