Penyerahan simbolis donasi kacamata Bakti BCA untuk pelajar oleh Direktur BCA Antonius Widodo (kanan) dan Wagub DKI Jakarta Rano Karno (kiri). (dok. BCA)
BCA Perluas Akses Pemeriksaan Mata bagi 3.500 Pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Patrick Pinaria • 28 September 2026 14:39
Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas program kesehatan mata bagi pelajar melalui payung creating shared value (CSV) Bakti BCA. Lewat program 'Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang', BCA memfasilitasi pemeriksaan serta deteksi dini gangguan penglihatan kepada pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
Program tersebut turut memberikan tindak lanjut bagi pelajar yang teridentifikasi mengalami gangguan penglihatan. Bantuan yang diberikan mencakup kacamata korektif dan vitamin mata sesuai dengan kebutuhan para penerima manfaat.
Pelaksanaan program ini telah dimulai sejak awal April 2026 dengan menyasar 16 sekolah di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Hingga pelaksanaannya, lebih dari 3.500 pelajar telah menjalani pemeriksaan mata, sementara kurang lebih 1.000 pelajar teridentifikasi mengalami gangguan mata dan memperoleh tindak lanjut.
Rangkaian program kemudian ditutup dengan seremoni penyerahan bantuan kacamata kepada pelajar penerima manfaat di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, serta perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jajaran pemerintah daerah, dan perwakilan pelajar serta sekolah penerima manfaat.

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Antonius Widodo menyampaikan program 'Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang' merupakan bagian dari komitmen Bakti BCA dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pelajar. Sejak awal April 2026, BCA telah melaksanakan pemeriksaan dan deteksi dini gangguan penglihatan di 16 sekolah di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, dengan total lebih dari 3.500 pelajar telah mendapatkan pemeriksaan mata. (dok. BCA)
Pelaksanaan program tersebut sejalan dengan data Kementerian Kesehatan yang mencatat sekitar 3,6 juta anak Indonesia masih mengalami kelainan refraksi yang belum ditangani dengan penggunaan kacamata. Kondisi tersebut berpotensi menghambat tumbuh kembang dan kualitas hidup anak.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengapresiasi langkah BCA melalui program 'Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang'. Ia juga menyoroti kebiasaan anak-anak saat ini dalam menggunakan gawai yang kerap melebihi batas waktu sehingga berpotensi meningkatkan risiko gangguan mata.
"Saya atas nama Pemprov DKI mengucapkan terima kasih kepada BCA yang telah memberikan hadiah kacamata kepada anak-anak kita. Pesan saya untuk anak-anak, kalian perlu disiplin dalam menggunakan handphone maupun komputer karena terkadang kita tidak sadar kalau sudah terlalu lama dan dapat mengganggu kesehatan mata," ujar Rano Karno.
Pada kesempatan yang sama, Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono menegaskan program ini adalah wujud nyata komitmen Bakti BCA dalam mengakselerasi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pelajar dan generasi muda yang menjadi pilar masa depan bangsa.
"Kesehatan mata kini telah menjadi salah satu tantangan krusial yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Kami berharap pemeriksaan sejak dini dan dukungan kacamata korektif dapat membantu para pelajar melihat dengan lebih baik, sehingga mereka dapat belajar dan berkembang secara lebih optimal," ujar Antonius Widodo.
Sementara itu, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BC Hera F. Haryn menambahkan pelaksanaan di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu juga menjadi upaya BCA untuk memperluas akses pemeriksaan kesehatan mata ke wilayah yang memiliki tantangan akses layanan kesehatan, terutama di kawasan kepulauan. Melalui program ini, BCA menghadirkan layanan pemeriksaan mata secara langsung ke sekolah-sekolah sehingga pelajar dapat memperoleh akses deteksi dini tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Ia menjelaskan Kepulauan Seribu menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian khusus dalam pelaksanaan program tahun ini. Kondisi geografis kepulauan membuat akses terhadap layanan kesehatan mata tidak selalu mudah dijangkau, baik dari sisi ketersediaan tenaga medis maupun fasilitas pemeriksaan.
"Melalui program Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang dengan melakukan pemeriksaan dan deteksi dini gangguan penglihatan bagi pelajar, BCA berupaya memperluas akses kesehatan mata bagi pelajar, termasuk mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan," ujar Hera F. Haryn.
Program 'Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang' merupakan kelanjutan dari pemeriksaan dan deteksi dini gangguan penglihatan yang sebelumnya digelar di Bandung Raya pada 2025. Dalam pelaksanaan perdana tersebut, lebih dari 2.100 pelajar di lima sekolah mendapatkan pemeriksaan mata secara komprehensif.
Dari pelaksanaan di Bandung Raya, lebih dari 300 bantuan kacamata korektif dan vitamin mata diberikan kepada pelajar yang membutuhkan. Keberlanjutan program ini menjadi upaya BCA untuk memperluas kesempatan bagi semakin banyak pelajar Indonesia dalam memperoleh pemeriksaan kesehatan mata sejak dini.
Melalui penglihatan yang lebih prima, para siswa diharapkan bisa menyerap ilmu dengan lebih nyaman di sekolah dan memiliki peluang lebih besar dalam mengukir prestasi.