Flydubai Tangguhkan Penerbangan ke Israel Usai Insiden Dugaan Pembajakan

Maskapai Flydubai tangguhkan sementara penerbangan ke Israel. Foto: Flydubai

Flydubai Tangguhkan Penerbangan ke Israel Usai Insiden Dugaan Pembajakan

Fajar Nugraha • 1 October 2026 08:50

Dubai: Maskapai penerbangan berbiaya hemat yang berbasis di Dubai, Flydubai, pada Rabu 30 September 2026 menyatakan telah menangguhkan penerbangan dari dan ke Israel menyusul insiden pembajakan.

Pembajakan terjadi sebelumnya pada hari itu yang melibatkan penerbangan FZ1073 dari Dubai ke Tel Aviv.

"Menyusul insiden yang melibatkan penerbangan FZ1073 pada 30 September, dan dalam koordinasi dengan pihak berwenang terkait, penerbangan flydubai dari dan ke Israel akan ditangguhkan selama penyelidikan berlangsung," kata juru bicara Flydubai dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 1 Oktober 2026.

Maskapai tersebut menyatakan bahwa penangguhan sementara ini akan memungkinkan pihak berwenang untuk melanjutkan penyelidikan dan "memastikan seluruh fakta terkait insiden tersebut."

"Keselamatan dan kesejahteraan penumpang, awak, serta operasional kami tetap menjadi prioritas utama," tambah pernyataan tersebut.

Flydubai menyatakan pihaknya terus berkoordinasi erat dengan otoritas pemerintah, regulator, dan pemangku kepentingan bandara, serta akan meninjau kembali penangguhan tersebut seiring tersedianya informasi lebih lanjut.

Maskapai tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang yang rencana perjalanannya terdampak, seraya menyatakan pihaknya sedang berupaya memberikan dukungan dan pengaturan alternatif jika memungkinkan.

Penerbangan FZ1073 yang membawa 174 penumpang dari Dubai ke Tel Aviv melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Prince Sultan bin Abdulaziz di kota Tabuk, Arab Saudi bagian barat laut, menyusul terjadinya pertikaian di dalam kokpit.

Flydubai sebelumnya menyatakan bahwa "terjadi pertikaian di ruang kemudi (kokpit)," seraya menambahkan bahwa awak pesawat telah mengamankan pesawat dan mengalihkannya dengan aman ke Arab Saudi.

Pejabat bandara menyatakan bahwa kapten maupun perwira pertama (kopilot) mengalami cedera dan dilarikan ke rumah sakit setelah insiden tersebut. Seluruh penumpang dan awak pesawat dilaporkan selamat dan dalam keadaan baik.

Pusat Keselamatan Transportasi Nasional Arab Saudi kemudian menyatakan bahwa tim penyelidik keselamatan mereka telah mulai menangani insiden tersebut dan berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait untuk menentukan kronologi kejadian, memeriksa aspek keselamatan penerbangan, serta mengumpulkan informasi dan bukti terkait.

Pihak bandara menyatakan bahwa para penumpang kemudian berangkat meninggalkan Tabuk menggunakan pesawat pengganti yang disediakan oleh flydubai.

(Fajar Nugraha)