Pemerintah Kota Bontang membangun vila premium di Bontang Kuala, Kalimantan Timur (Kaltim). Foto: Dok. Istimewa.
Vila Premium Terapung Digarap di Bontang Kuala untuk Gaet Wisatawan IKN
M Sholahadhin Azhar • 24 May 2026 22:31
Jakarta: Pemerintah Kota Bontang membangun vila premium di Bontang Kuala, Kalimantan Timur (Kaltim). Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Muhammad Aspian Nur, menyebut fasilitas itu untuk menggaet wisatawan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
"Kita tidak ingin mengubah identitas asli kawasan ini. Justru, investasi vila ini bertujuan untuk mengemas pesona penginapan atas air dan budaya bahari tersebut menjadi sebuah paket pariwisata premium yang memiliki daya saing di tingkat nasional bahkan global," kata Aspian dalam keterangan yang dikutip Minggu, 24 Mei 2026.
Baca Juga :
Aspian mengatakan hal ini merupakam langkah berani yang diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Terutama, dalam memperkuat hilirisasi sektor pariwisata daerah.
Menurut Aspian, pengembangan tidak melulu bertumpu pada sektor industri pengolahan yang selama ini menjadi mesin utama ekonomi. Pemkot Bontang, kata dia, kini mulai tancap gas mendorong investasi berbasis pengalaman dan daya tarik kawasan.
Aspian menjelaskan vila tersebut dibangun dengan konsep penginapan eksklusif, yang memadukan pesona hunian di atas air dengan fasilitas bertaraf internasional. Proyek boutique resort terapung ini, kata dia, resmi ditawarkan kepada para investor skala nasional.
Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari kesiapan Kota Taman menjadi kawasan penyangga utama IKN Nusantara di Kaltim. Aspian mengatakan Bontang Kuala sejatinya telah lama dikenal sebagai salah satu ikon wisata pesisir paling kesohor di Kaltim.
Daya tarik uniknya berupa deretan bangunan yang seluruhnya berdiri di atas laut, lengkap dengan jalur pejalan kaki dari kayu ulin yang membentang eksotis. Demi menangkap peluang pasar wisatawan kelas menengah ke atas serta para ekspatriat, pembangunan infrastruktur penginapan premium dinilai sudah menjadi kebutuhan yang mendesak.
Rencana pembangunan Villa Bontang Kuala didesain dengan konsep berwawasan lingkungan. Proyek ini tidak hanya menyuguhkan kamar premium dengan panorama laut lepas dan rimbunnya hutan mangrove, tetapi juga mengintegrasikan sentra kuliner hidangan laut khas pesisir serta pusat kebudayaan lokal.
Bagi para penanam modal, proyek Villa Bontang Kuala ini dinilai sebagai peluang bisnis yang sangat menggiurkan. Terlebih, arus kunjungan ke Kaltim diproyeksikan bakal terus meroket seiring masifnya pembangunan dan pemindahan aktivitas pemerintahan ke IKN Nusantara.
Bontang, yang aksesibilitasnya nanti akan semakin dipermudah lewat rencana infrastruktur jalan tol, bersiap penuh menampung limpahan para pelancong tersebut. Demi menyambut para investor, DPMPTSP Kota Bontang menjamin iklim investasi yang sehat dan kondusif.
“Berbagai kemudahan telah disiapkan, mulai dari pendampingan perizinan terpadu (OSS) yang cepat, kepastian hukum, hingga skema insentif daerah bagi penanam modal yang berkomitmen menyerap tenaga kerja lokal,” imbuh Aspian.
Lebih dari sekadar proyek properti megah, kehadiran Villa Bontang Kuala ini diyakini bakal menjadi katalisator penting bagi perekonomian warga lokal di Bontang Kuala. Realisasi penginapan bertaraf nasional ini dipastikan akan menciptakan efek domino yang positif bagi masyarakat.
Mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, peningkatan serapan produk-produk UMKM lokal, hingga menggeliatnya industri kreatif serta jasa pemandu wisata di Kota Taman.
“Serta memperkuat daya saing industri pariwisata Kaltim di kancah nasional maupun internasional tentunya," tegasnya.