Ketua DPR Puan Maharani (kiri) menjawab pertanyaan wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (ANTARA/Fath Putra Mulya)
DPR Menindaklanjuti 9.205 Aduan Masyarakat Sepanjang 2025-2026
Achmad Zulfikar Fazli • 1 September 2026 13:01
Jakarta: DPR menerima 9.205 pengaduan masyarakat sepanjang 15 Agustus 2025 hingga 13 Agustus 2026. Seluruh pengaduan telah diteruskan kepada alat kelengkapan dewan (AKD) untuk ditindaklanjuti.
“Jumlah total pengaduan masyarakat sebanyak 9.205, yang terdiri atas 7.055 pengaduan melalui surat, 2.011 pengaduan melalui website, dan 139 pengaduan melalui AKD,” kata Ketua DPR Puan Maharani dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 1 September 2026.
Aspirasi tertulis itu merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR sepanjang 2025–2026. Seluruh aspirasi ditindaklanjuti melalui rekomendasi kepada pemerintah.

Ilustrasi Gedung DPR RI. Foto- MI/Susanto
Selain menerima dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, DPR telah membentuk 42 panitia kerja serta menyelenggarakan 736 rapat untuk menjalankan fungsi pengawasannya. Puan mengatakan fungsi pengawasan diarahkan pada isu-isu strategis yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
"Fungsi pengawasan DPR RI diarahkan untuk meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyelesaikan urusan-urusan rakyat, sehingga hidup rakyat semakin mudah dan sejahtera, kinerja tata kelola pemerintahan, serta kinerja pemerintah dalam melaksanakan undang-undang," kata Puan.