Asap dari serangan drone Ukraina di Rusia. (Anadolu Agency)
Serangan Drone Ukraina Guncang Moskow di Tengah Pemilu, 2 Orang Tewas 6 Terluka
Willy Haryono • 20 September 2026 14:31
Moskow: Serangan drone besar-besaran Ukraina ke Moskow dan wilayah sekitarnya telah menewaskan dua orang dan melukai enam lainnya, menurut keterangan otoritas Rusia pada Minggu, 20 September 2026.
Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin mengatakan ibu kota Rusia menjadi sasaran serangan drone yang disebutnya sebagai yang “paling masif."
Ia mengklaim lebih dari 1.600 pesawat nirawak atau UAV Ukraina ditembak jatuh sejak Sabtu, termasuk 450 drone yang dicegat saat mendekati Moskow.
Menurut Sobyanin, sejumlah drone berhasil mencapai Kilang Minyak Moskow dan menyebabkan kerusakan pada fasilitas tersebut. Sebuah drone juga menghantam bangunan permukiman, namun tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
“Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini jelas direncanakan dengan tujuan mengganggu pemilu. Lawan gagal mencapai tujuan tersebut,” tulis Sobyanin melalui Telegram yang dikutip Anadolu Agency.
Gubernur Wilayah Moskow Andrey Vorobyov mengatakan melalui media sosial Rusia Max bahwa serangan tersebut merusak infrastruktur sipil dan memicu kebakaran di sejumlah lokasi di wilayah tersebut.
Dampak paling serius dilaporkan terjadi di Distrik Ramensky. Sebuah drone yang jatuh memicu kebakaran di atap gedung apartemen 21 lantai dan menyebabkan sekitar 400 orang dievakuasi. Sebanyak 20 kendaraan juga dilaporkan rusak.
Vorobyov mengatakan sebuah drone lainnya menghantam gedung apartemen tiga lantai di Sofyino. Insiden tersebut menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya.
Satu orang lainnya tewas di Distrik Orekhovo-Zuyevo, sedangkan satu orang terluka di Distrik Leninsky.
Serangan tersebut terjadi ketika warga Rusia memberikan suara pada hari terakhir pemilu parlemen yang berlangsung selama tiga hari. Pemungutan suara juga digelar untuk pemilihan tingkat regional dan lokal.
Menurut Komisi Pemilihan Umum Rusia, lebih dari 111 juta orang memiliki hak pilih dalam pemilu tersebut. Pemilih menentukan seluruh 450 anggota Duma Negara, dengan 225 kursi diperebutkan melalui daftar partai dan 225 kursi lainnya melalui daerah pemilihan beranggota tunggal.
Baca juga: Serangan 174 Drone Rusia Hantam Sejumlah Wilayah Ukraina, 4 Orang Tewas 21 Terluka