Survei Global Perception 2026: Israel Jadi Negara dengan Persepsi Paling Negatif

Pasukan Israel dalam operasi darat di Tepi Barat. (Anadolu Agency)

Survei Global Perception 2026: Israel Jadi Negara dengan Persepsi Paling Negatif

Willy Haryono • 14 June 2026 09:42

Jakarta: Hasil survei terbaru Global Country Perceptions 2026 menempatkan Israel di posisi sebagai negara dengan persepsi paling negatif di dunia.

Survei yang dilakukan Nira Data bersama Alliance of Democracies Foundation tersebut melibatkan lebih dari 110 ribu responden dari sekitar 100 negara untuk mengukur citra berbagai negara di mata masyarakat global.

Hasilnya menunjukkan Israel memperoleh skor persepsi internasional terendah dibandingkan 129 negara yang masuk dalam pemeringkatan.

Penilaian tersebut tidak mengukur karakter masyarakat suatu negara, melainkan bagaimana publik dunia memandang kebijakan, peran internasional, dan pengaruh sebuah negara terhadap isu global. Dalam kasus Israel, sejumlah faktor dinilai berkontribusi terhadap tingginya sentimen negatif yang muncul dalam survei tersebut.

Konflik Israel-Palestina Menjadi Faktor Utama

Alasan terbesar yang memengaruhi persepsi global terhadap Israel adalah konflik berkepanjangan dengan Palestina. Perang yang berlangsung di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 meningkatkan perhatian dunia terhadap kebijakan militer Israel dan dampaknya terhadap warga sipil.

Berbagai laporan internasional mengenai korban sipil, krisis kemanusiaan, dan kerusakan infrastruktur memicu kritik dari banyak negara serta organisasi internasional.

Banyak responden dalam berbagai survei internasional mengaitkan citra Israel dengan konflik tersebut. Akibatnya, persepsi terhadap negara itu mengalami penurunan signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Sorotan terhadap Isu Kemanusiaan

Selain konflik bersenjata, isu kemanusiaan menjadi faktor lain yang membentuk opini publik global. Organisasi hak asasi manusia dan lembaga internasional berulang kali menyoroti kondisi warga sipil di wilayah konflik. Berbagai tuduhan pelanggaran hukum humaniter internasional turut memperkuat citra negatif Israel di mata sebagian masyarakat dunia.

Perkembangan teknologi informasi juga membuat laporan dan dokumentasi dari kawasan konflik dapat tersebar secara cepat melalui media sosial maupun media internasional. Situasi ini membuat opini publik global terbentuk dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan sebelumnya.

Berdasarkan Global Country Perceptions 2026, Israel menjadi negara dengan persepsi paling negatif di dunia. Posisi tersebut terutama dipengaruhi oleh konflik berkepanjangan dengan Palestina, sorotan terhadap isu kemanusiaan, serta besarnya perhatian media internasional terhadap perkembangan di kawasan Timur Tengah. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Tentara Zionis Israel Hujani Warga Tepi Barat Gas Air Mata saat Salat Jumat

(Willy Haryono)