14 June 2026 00:22
Ketegangan kembali pecah di wilayah Tepi Barat, Palestina. Tentara Zionis Israel menyerbu dan menembaki Desa Deir Abu Mash'al saat warga setempat tengah melaksanakan ibadah salat Jumat.
Aksi represif ini dilakukan dengan mengerahkan sejumlah besar personel militer ke sebuah masjid yang terletak di barat laut Ramallah. Bukannya memberikan ruang aman bagi warga untuk beribadah, pasukan Zionis justru menembakkan gas air mata dan granat kejut ke arah jemaah.
Dikutip dari Primetime News, pihak militer Israel berdalih bahwa penyerbuan tersebut dilakukan karena menuduh warga akan menggelar aksi protes. Unjuk rasa tersebut disebut sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya pengambilalihan paksa lahan oleh pemukim Zionis di wilayah tersebut.
| Baca juga: Presiden Somalia Tuduh Israel Sengaja Manfaatkan Sengketa Somaliland |