Presiden Prabowo Subianto menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026. Foto: BPMI Setpres.
Presiden Prabowo Tak Campuri Pemilihan Pimpinan NU
Gabriella Thesa Widiari • 2 July 2026 04:35
Jakarta: Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menegaskan, Presiden Prabowo Subianto tidak akan mencampuri proses pemilihan kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, Kepala Negara sangat menghormati kemandirian NU.
"Beliau (Presiden Prabowo) tidak akan ikut campur menentukan siapa yang memimpin. Jika ada yang mengaku didukung Presiden, itu tidak benar. Harapan beliau hanya satu, yaitu terpilih pemimpin terbaik untuk kemajuan NU," kata Irfan, dilansir dari Antara, Kamis, 2 Juli 2026.
Baca Juga :
Presiden Prabowo: Demokrasi Jangan Dibajak
"Saya berharap nanti Muktamar dapat berlangsung sejuk, menggambarkan sesungguhnya apa itu Nahdlatul Ulama dan apa itu para ulama," ujar Irfan.

Nahdlatul Ulama. Foto: dok. Medcom.
Menurutnya, para tokoh NU perlu kembali meneladani nilai-nilai Qanun Asasi yang diajarkan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari. Oleh karena itu, diharapkan Muktamar NU menjadi momentum memperkuat tradisi keikhlasan, persatuan, dan kemandirian organisasi.
"Muktamar kali ini harus menjadi momen yang ikhlas, tanpa politik uang dan tanpa campur tangan kepentingan politik luar," kata Irfan.