JICAF 2026 Buka Ruang bagi Talenta Baru hingga Kreator Profesional

JICAF 2026 kembali digelar pada 17 September-4 Oktober 2026 dengan membuka ruang bagi talenta baru hingga kreator profesional. (Foto: Ist)

JICAF 2026 Buka Ruang bagi Talenta Baru hingga Kreator Profesional

Patrick Pinaria • 10 September 2026 18:40

Jakarta: Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) 2026 kembali digelar pada 17 September-4 Oktober 2026. Tahun ini, JICAF memperluas ruang bagi kreator melalui dua kategori kurasi, yakni SPARKS dan PROFESSIONAL, yang ditujukan bagi talenta pada tahap perjalanan kreatif yang berbeda.

Melalui dua kategori tersebut, JICAF tidak hanya mencari kreator yang telah memiliki pengalaman profesional, tetapi juga membuka kesempatan bagi talenta baru dan kreator otodidak untuk memperkenalkan karya mereka. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya JICAF mempertemukan kreator dengan industri, brand, kolektor, dan publik yang lebih luas.

"JICAF ingin memastikan karya yang hadir tidak dipilih hanya berdasarkan kualitas visual, tetapi juga karena memiliki suara, keberanian, dan relevansi budaya. Kurasi menjadi penting karena kami ingin menghadirkan karya yang merepresentasikan perkembangan dan dinamika budaya visual saat ini," kata Fair Director JICAF 2026 Sunny Gho.
 

2 kategori untuk perjalanan yang berbeda

Kategori SPARKS ditujukan bagi kreator baru, termasuk talenta otodidak yang belum masuk ke dunia profesional. Pada kategori ini, lama pengalaman dan penguasaan teknis bukan menjadi tolok ukur utama. Kurator lebih melihat orisinalitas, insting kreatif, dan potensi artistik yang membuat sebuah karya memiliki karakter dan suara yang berbeda.

Sementara itu, kategori PROFESSIONAL diperuntukkan bagi kreator dengan setidaknya tiga tahun pengalaman profesional. Penilaiannya lebih menekankan pada penguasaan teknik, kualitas eksekusi, dan kematangan pendekatan visual.

Perbedaan kedua kategori tersebut bukan untuk menentukan mana yang lebih tinggi atau lebih baik. Keduanya memiliki konteks penilaian masing-masing. Jika SPARKS mencari suara artistik yang mulai muncul, PROFESSIONAL melihat bagaimana kreator yang telah berpengalaman mengembangkan craft dan pendekatan visualnya.

"JICAF ingin menjadi ruang di mana kreator dapat menemukan audiens, membangun koneksi, sekaligus melihat kemungkinan yang lebih luas dari karya mereka. Karena itu, kami tidak hanya melihat apa yang sudah dicapai seorang kreator, tetapi juga potensi dan suara yang bisa mereka bawa dalam perkembangan budaya visual," tambah Sunny di ARTOTEL Hub Simpang Temu Jakarta saat press conference JICAF 2026.
 

Memperluas apresiasi terhadap ilustrasi

JICAF 2026 juga menghadirkan rangkaian program seperti pameran, workshop, diskusi, dan kolaborasi lintas disiplin. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan karya ilustrasi dengan publik sekaligus membuka interaksi yang lebih luas dengan berbagai bidang industri kreatif.
 

Dengan menghadirkan kreator pada berbagai tahap perjalanan, JICAF berupaya menempatkan ilustrasi tidak hanya sebagai karya visual, tetapi juga sebagai bagian dari perkembangan budaya dan industri kreatif.

JICAF 2026 juga akan menjadi platform peluncuran Disney Jajan, sebuah kolaborasi baru antara Disney Indonesia dan para ilustrator lokal yang difasilitasi oleh enMasse selaku penyelenggara JICAF. Proyek ini mengajak para seniman untuk menghadirkan interpretasi mereka terhadap karakter Disney, Stitch, khususnya melalui perspektif budaya jajanan dan makanan kaki lima khas Indonesia.

Disney Jajan menyoroti tiga ilustrator, yaitu Ykha Amelz, WD Wily, dan Liunic, yang menghadirkan gaya khas mereka untuk menginterpretasikan karakter-karakter ikonik seperti Stitch dan Angel. Selanjutnya, brand lokal seperti Ebisu akan menerjemahkan karya-karya seni bertema Disney tersebut ke dalam berbagai produk.

Pengunjung JICAF 2026 akan menjadi salah satu yang pertama di Indonesia untuk mendapatkan dan membeli koleksi Disney Jajan.

"Disney Jajan menghadirkan karakter global melalui perspektif lokal. Hasilnya terasa begitu Indonesia, namun tetap relevan dan mudah diterima oleh audiens global. Kami sangat antusias karena koleksi produk pertama Disney Jajan akan diperkenalkan di JICAF 2026, sekaligus menjadi wadah untuk menyoroti kreativitas serta brand-brand lokal Indonesia," ujar Sunny. 

Dalam ekosistem tersebut, JICAF juga melibatkan berbagai brand partner untuk menghadirkan pengalaman dan program yang mempertemukan kreativitas dengan audiens.

Salah satunya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang hadir sebagai banking partner JICAF 2026, melanjutkan kolaborasi serupa pada penyelenggaraan sebelumnya. Tahun ini, BCA menghadirkan sejumlah program khusus bagi pengunjung JICAF, termasuk special opening day offer dan surprise day dengan diskon sebesar 10 persen.

Pengunjung dapat menikmati cashback Rp250.000 dengan minimum transaksi Rp1,5 juta menggunakan Cicilan BCA 0 persen dengan tenor 3 atau 6 bulan dengan Kartu Kredit BCA, serta instant cashback Rp50.000 dengan minimum transaksi Rp500.000 menggunakan QRIS di myBCA.
 
BCA juga berkolaborasi dengan ilustrator Ykha Amelz untuk menghadirkan sebuah karya seni yang menginterpretasikan empat fitur unggulan myBCA secara kreatif dan visual. Karya seni tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk special booth dan merchandise eksklusif, yang diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang berkesan dan tak terlupakan bagi seluruh pengunjung JICAF 2026.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan karya kreatif dengan audience dalam bentuk yang lebih dekat dan relevan. Melalui kehadiran BCA di JICAF, karya ilustrasi tidak hanya dapat dinikmati sebagai karya visual, tetapi juga hadir melalui pengalaman, produk, dan bentuk kolaborasi yang dapat dibawa lebih dekat ke keseharian audience.

Sementara itu, SIMPATI hadir sebagai Creative Engine Partner JICAF 2026 dengan mendukung program kolaborasi bersama Fablenaut. Kolaborasi ini juga akan menghadirkan special art collectible yang dibundel bersama starter pack SIMPATI, dengan ketersediaan terbatas hanya 100 buah.

Lebih dari menghadirkan produk kolaborasi, dukungan SIMPATI menjadi bagian dari komitmennya untuk ikut membuka ruang bagi industri kreatif, termasuk melalui dukungan terhadap program artist SPARKS di JICAF 2026.

Ekosistem JICAF 2026 turut diperkuat oleh kehadiran VIVERE, DOSS, iForte, dan Melodia sebagai partner dari berbagai bidang yang membawa perspektif dan pengalaman berbeda ke dalam perhelatan tahun ini.

Kehadiran partner dari sektor furniture dan interior, fotografi dan imaging, teknologi, hingga musik dan audio tersebut memperlihatkan bagaimana ilustrasi dapat beririsan dengan berbagai disiplin dan kebutuhan industri kreatif.

Selain itu, ATSIRI hadir sebagai Official Aroma JICAF 2026, melengkapi pengalaman pengunjung melalui pendekatan sensorial yang memperluas cara publik menikmati ruang dan karya seni di JICAF. Kopi Caffino, sebagai kopi yang Pasti Rasa Kopinya melakukan kolaborasi dengan salah satu Official Artist JICAF 2026 yaitu Hans Djap. 

Berbagai kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya JICAF untuk membangun ekosistem yang tidak berhenti pada apresiasi karya. Dengan mempertemukan kreator dengan brand, industri, kolektor, dan publik, JICAF ingin membuka kemungkinan baru bagi ilustrasi untuk berkembang menjadi karya, pengalaman, produk, maupun bentuk kolaborasi lainnya.
 

Selain BCA, JICAF 2026 juga berkolaborasi dengan Tehbotol Sosro dalam mendukung perkembangan talenta ilustrasi muda Indonesia. Kolaborasi ini berangkat dari semangat yang sama untuk memberikan ruang bagi kreator dan ilustrator lokal agar dapat mengembangkan karya sekaligus memperkenalkannya kepada audience yang lebih luas.

Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, JICAF memberikan mentorship bagi para pemenang kompetisi desain Tehbotol Sosro yang sebelumnya digelar secara nasional. Dari total 29 pemenang, para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan karya bersama praktisi serta seniman visual berpengalaman.

Program ini juga membuka kesempatan bagi karya para pemenang untuk dikembangkan menjadi merchandise yang dapat hadir dalam ekosistem JICAF.

Kolaborasi JICAF dan Tehbotol Sosro juga akan menghadirkan kemasan Tehbotol Sosro edisi monochrome, yang akan diperkenalkan melalui agenda tersendiri. Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk bagaimana kolaborasi antara brand dan creative talent dapat membuka ruang baru bagi ilustrasi untuk hadir di luar format artwork.
 

Mempertemukan kreator, industri, dan publik

JICAF 2026 akan berlangsung pada 17 September-4 Oktober 2026 dengan menampilkan karya-karya terpilih yang telah melalui proses kurasi. Penyelenggaraan tahun ini diharapkan menjadi ruang untuk menemukan suara-suara baru sekaligus mempertemukan talenta yang telah berpengalaman dengan peluang yang lebih luas dalam ekosistem kreatif.

Untuk mendukung proses kurasi, JICAF 2026 menghadirkan Board of Curators dari berbagai bidang, mulai dari film, desain, ilustrasi, penerbitan, seni hingga hiburan. Latar belakang yang beragam tersebut diharapkan memberikan perspektif yang lebih luas dalam melihat karya dan potensi kreator.

Sejumlah nama yang terlibat antara lain Adjis Doaibu dan Sherina Munaf sebagai kurator kategori SPARKS. Sherina, yang dikenal sebagai musisi, aktor, dan kreator, membawa pengalaman dari industri hiburan dan perspektif dalam melihat potensi serta insting kreatif talenta baru.

Sementara itu, kategori PROFESSIONAL dikurasi antara lain oleh Hermawan Tanzil, pendiri LeBoYe Graphic Design Studio, dan Dimas Djayadiningrat, sutradara film dan komersial. Keduanya memiliki pengalaman panjang dalam industri kreatif dan bekerja dengan berbagai kreator visual.

Jajaran Board of Curators JICAF 2026 juga mencakup Marchella FP, Hadi Ismanto, Ykha Amelz, Andrey Noelfry, Irvine Priscillia, dan Nicola Schwartz.

Melalui kurasi, program publik, serta kolaborasi bersama berbagai partner, JICAF 2026 terus memperluas perannya sebagai ruang yang mempertemukan kreator, industri, brand, kolektor, dan publik.

Dengan demikian, JICAF tidak hanya menjadi tempat untuk melihat karya ilustrasi, tetapi juga ruang bagi creative talent untuk menemukan audience, membangun koneksi, dan membuka berbagai kemungkinan baru bagi perkembangan karya mereka.

(Patrick Pinaria)