IHSG Turun 0,23% di Selasa Pagi

Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com

IHSG Turun 0,23% di Selasa Pagi

Husen Miftahudin • 31 March 2026 09:46

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penurunan setelah sempat menguat pascapembukaan perdagangan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Sealsa, 31 Maret 2026, IHSG berada di posisi 7.122,992.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.39 WIB, IHSG langsung turun sebanyak 16,614 poin setara 0,23 persen ke level 7.075,056.

Adapun sebanyak 292 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 278 saham lainnya menguat dan 156 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.39 WIB sebanyak Rp3,317 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 7,731 miliar saham.
 

Baca juga: IHSG Nyaris Stagnan, Turun Tipis 5 Poin di Akhir Perdagangan


(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
 

IHSG berpotensi menguat terbatas


Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi menguat terbatas hari ini. "Diperkirakan support IHSG 6.900-7.000 dan resist IHSG 7.150-7.280," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.

Adapun IHSG pada perdagangan kemarin, 30 Maret 2026, ditutup turun 0,08 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp678 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BBCA, BMRI, CUAN, dan TLKM.

Sementara itu, indeks-indeks saham utama Wall Street ditutup beragam dengan mayoritas turun pada perdagangan Senin, 30 Maret 2026, seiring tertekan kenaikan harga minyak dan koreksi saham teknologi. Indeks S&P 500 turun 0,39 persen, dan Nasdaq Composite melemah 0,73 persen. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,11 persen.

Di sisi lain, bursa saham Asia-Pasifik pada perdagangan Senin, 30 Maret 2026, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap konflik berkepanjangan di kawasan Teluk yang mendorong kenaikan harga minyak dan risiko inflasi global. Indeks saham Nikkei 225 Jepang anjlok 2,8 persen, dan Topix turun 2,9 persen.

Selain itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,81 persen, CSI 300 China melemah 0,24 persen dan ASX 200 Australia berkurang 0,65 persen. Sementara pasar Korea Selatan Kospi turun 2,97 persen, dan Kosdaq melemah 3,02 persen. Tekanan pasar disebabkan oleh kenaikan harga energi setelah ketegangan di Timur Tengah meningkat, termasuk ancaman gangguan di Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)