PT Pos Indonesia menjalankan amanah pemerintah melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) di Aceh Timur dan Langsa (Foto:Dok.PosIND)
Di Kawasan Terdampak Banjir dan Longsor Aceh Timur, Kantorpos Tetap Salurkan BLT Kesra
Rosa Anggreati • 1 January 2026 16:50
Aceh Timur: Air yang sempat menggenangi permukiman warga di Aceh Timur dan Kota Langsa perlahan surut. Namun bekasnya masih jelas: lumpur di halaman rumah, perabot yang dipindahkan ke tempat lebih tinggi, serta rutinitas warga yang belum sepenuhnya pulih. Di sejumlah titik, banjir dan longsor memutus akses jalan, listrik padam, dan jaringan telekomunikasi terputus. Dalam kondisi seperti itulah, denyut kehidupan sehari-hari tetap harus berjalan, termasuk bagi keluarga-keluarga rentan yang menggantungkan harapan pada bantuan pemerintah untuk bertahan.
Di tengah situasi tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) menjalankan amanah pemerintah melalui Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Di Aceh Timur dan Langsa, dua wilayah yang terdampak cukup berat, petugas Kantorpos tetap membuka layanan, bahkan menembus permukiman warga untuk memastikan bantuan sampai ke tangan penerima manfaat.
BLTS Kesra sendiri merupakan bantalan sosial yang dirancang pemerintah untuk menjaga daya beli keluarga rentan, terutama ketika terjadi guncangan ekonomi atau bencana. Di daerah yang baru saja diterpa banjir dan longsor, bantuan tunai ini menjadi penopang awal untuk memulihkan kehidupan sehari-hari: membeli kebutuhan pokok, memperbaiki rumah, hingga membayar biaya listrik dan kesehatan.
Baca Juga :
BLT Kesra 2025 Tetap Disalurkan hingga Detik Terakhir 31 Desember, Kantorpos Buka Layanan Tengah Malam
Kantorpos Langsa: Tetap Melayani di Tengah Kota yang Baru Diterpa Banjir
Di Kota Langsa, suasana Kantorpos tetap terlihat aktif. Meski hampir seluruh wilayah kota baru saja dilanda banjir dan longsor, aktivitas pelayanan BLTS Kesra tidak berhenti. Warga datang silih berganti, sebagian masih membawa cerita tentang air setinggi dada yang sempat merendam rumah mereka.
Executive Manager Kantorpos Kota Langsa, Aulia Arham, menjelaskan bahwa penyaluran BLTS Kesra dilakukan dengan berbagai metode, menyesuaikan kondisi lapangan.

(Foto:Dok.PosIND)
“Pembagian BLTS Kesra di Kota Langsa kami lakukan dengan berbagai metode, baik dibagikan di kantorpos, maupun dibagikan langsung ke tempat lokasi warga yang terkena musibah banjir dan longsor. Total penerimaan BLTS Kesra tahap satu totalnya 42.000, Kota Langsa sebanyak 11.000, Aceh Timur 22.000, di Aceh Tamiang 10.000. Untuk data tambahan total terbaru 7.000, di Langsa 1.300-an, Aceh Timur 3.000, dan di Tamiang 2.000. Kendala yang paling terasa yaitu ketika tahap awal pembagian karena listrik dan jaringan internet terputus, sehingga pihak pos harus menyalurkan langsung ke penerima manfaat,” Jelas Aulida panjang lebar.
Penyaluran secara langsung door to door menjadi pilihan ketika sistem daring tak memungkinkan. Petugas Pos mendatangi rumah-rumah warga terdampak, memastikan lansia, difabel, dan keluarga rentan tetap menerima haknya.
Bagi warga Langsa Timur, bantuan ini terasa nyata manfaatnya. Asnawawi, salah satu penerima BLTS Kesra, mengisahkan perjalanannya menuju Kantorpos.
Baca Juga :
“Alhamdulillah perjalanan kami dari Langsa Timur ke kantor berjalan lancar. Dana yang saya dapat ini akan digunakan untuk memperbaiki rumah dan membayar tagihan listrik. Di mana diketahui daerah Langsa Timur berdampak langsung bencana banjir yang tingginya satu meter,” cerita Asnawawi.
Cerita serupa datang dari Asnawati, penerima BLTS Kesra lainnya. “Proses perjalanan ke sini lumayan lancar, dan bantuan ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan kami sehari-hari, karena kami baru saja mengalami musibah banjir,” tutur Asnawati.
Tak berlebihan jika dikatakan, hampir seluruh penerima BLTS Kesra di Langsa merupakan warga terdampak banjir. Karena itu, bantuan tunai di masa darurat menjadi penyangga penting agar keluarga-keluarga ini bisa kembali berdiri.
.jpeg)
(Foto:Dok.PosIND)
Idi, Aceh Timur: Menjangkau Hingga Pintu Rumah
Di wilayah Aceh Timur, penyaluran BLTS Kesra terpusat di Kantorpos Idi Rayeuk. Namun layanan tak berhenti di loket. Petugas juga bergerak menyalurkan bantuan langsung ke rumah-rumah penerima, khususnya lansia dan difabel.
Salah satu penerima di Idi, Nurhayati, menyampaikan rasa syukurnya. “Bantuan ini sangat berguna untuk saya dan akan saya gunakan untuk biaya saya berobat.”
Branch Manager Kantorpos Idi, Fahrur Razi, menegaskan bahwa percepatan penyaluran BLTS Kesra di Aceh Timur dilakukan karena tingkat dampak bencana yang sangat luas.
“Pada awal bencana kami sempat kewalahan membagikan BLT ini karena lampu mati dan jaringan tidak ada, akhirnya kami bagikan secara offline. Sebanyak 3.890 keluarga penerima manfaat saat ini sudah kami salurkan, baik melalui kantor pos maupun diantarkan langsung ke rumah mereka masing-masing,” jelas Fahrur Razi.

(Foto:Dok.PosIND)
Menurut Fahrur, hampir 70 persen wilayah Aceh Timur terdampak langsung banjir dan longsor. Dalam situasi tersebut, fleksibilitas metode penyaluran menjadi kunci agar bantuan tidak tertahan oleh kendala teknis.
Menjaga Kehadiran Negara di Saat Paling Dibutuhkan
Kisah dari Langsa dan Idi memperlihatkan bagaimana kehadiran negara dijaga hingga ke lapisan paling dasar masyarakat, bahkan di tengah kondisi darurat. Melalui Pos Indonesia, amanah pemerintah untuk menyalurkan BLTS Kesra tetap berjalan, dengan cara-cara yang menyesuaikan realitas lapangan.
Di Aceh Timur dan Langsa, BLTS Kesra bukan sekadar angka dalam laporan penyaluran. Ia hadir sebagai harapan yang datang tepat waktu: mengetuk pintu rumah warga, menjangkau mereka yang kesulitan bergerak, dan memastikan bahwa di tengah bencana, negara tetap hadir bersama masyarakat.