Mensos Targetkan Tiap Kabupaten Kota Punya Gedung Sekolah Rakyat

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Foto: Antara.

Mensos Targetkan Tiap Kabupaten Kota Punya Gedung Sekolah Rakyat

Anggi Tondi Martaon • 18 June 2026 14:49

Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menargetkan setiap kabupaten kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Target tersebut untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.

"Kami menargetkan nanti setiap kabupaten kota memiliki sekurang-kurangnya satu gedung permanen Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul dikutip dari Antara, Kamis, 18 Juni 2026.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam acara penyerahan lahan seluas 6,3 hektare milik Kementerian Hukum kepada Kementerian Sosial untuk pembangunan Sekolah Rakyat. 

Gus Ipul mengatakan pemerintah terus berupaya menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai bagi peserta didik Sekolah Rakyat. Salah satu upayanya yaitu kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga.

Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada Menteri Hukum Supratman Andi Agtas yang menyerahkan sebagian aset tanah Kementerian Hukum di wilayah Tangerang untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat. Gus Ipul menegaskan dukungan tersebut sangat membantu, terutama di daerah yang masih mengalami keterbatasan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan.

"Ini menurut saya sungguh luar biasa, lebih-lebih di daerah Tangerang yang sampai sekarang kita masih kesulitan untuk mendapatkan tanah guna pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat," ungkap Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan pemerintah ingin menghadirkan fasilitas pendidikan terbaik bagi anak-anak dari keluarga rentan. Sebab, selama ini kerap luput dari perhatian.

Ilustrasi Sekolah Rakyat. Foto: MI.

"Presiden ingin memberikan fasilitas terbaik, bukan tanggung-tanggung, kepada mereka yang selama ini tercecer dan berasal dari keluarga miskin ekstrem," sebut Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan yang tidak hanya menyasar pendidikan anak, tetapi juga pemberdayaan keluarga secara menyeluruh melalui berbagai program bantuan sosial dan peningkatan kesejahteraan.

(Anggi Tondi)