Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Foto: Metrotvnews.com/Yurike.
Polda Metro Jaya Pastikan Ekshumasi Sutrimo Sesuai Jadwal
Anggi Tondi Martaon • 12 August 2026 09:45
Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan ekshumasi atau pembongkaran makam terhadap jenazah Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah, berjalan sesuai jadwal. Ekshumasi dijadwalkan dilakukan pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.
"Kegiatan pemeriksaan forensik ini berjalan dengan dukungan penuh serta kerja sama teknis dari Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dikutip dari Antara, Rabu, 12 Agustus 2026.
Dia menjelaskan ekshumasi tersebut dipimpin Ketua Persatuan Dokter Forensik-Medikolegal Indonesia (PDFMI) Brigjen (P) Sumy Hastry Purwanti dan Guru Besar dan Dokter Spesialis Kedokteran Forensik dan Medikolegal Ahmad Yudianto. Tahapan pemeriksaan dimulai dengan pembongkaran makam.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya meningkatkan status penanganan perkara kematian seorang warga berinisial S alias Sutrimo dari tahap penyelidikan ke penyidikan, serta menjadwalkan tindakan ekshumasi pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan penanganan perkara tersebut dilakukan berdasarkan gabungan dua laporan polisi. Yakni laporan masyarakat di Bareskrim Polri dan laporan keluarga korban di Polresta Banyumas, Jawa Tengah, yang kini telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Sementara itu, Polda Jawa Tengah menyatakan siap membantu pelaksanaan ekshumasi jenazah kepala rumah tangga mantan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Febrie Adriansyah itu, yang diduga meninggal dunia secara tidak wajar di Banyumas.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Yuliyanto mengatakan bantuan tersebut mencakup persiapan, pelaksanaan, hingga kegiatan setelah ekshumasi.
"Polda Jawa Tengah tentu saja siap membantu Polda Metro Jaya untuk pelaksanaan ekshumasi, mulai persiapan, kemudian pelaksanaan, maupun nanti pascapelaksanaan ekshumasi itu," ungkap Yuliyanto di Semarang, Senin, 10 Agustus 2026.